Senin, 24 Juni 2024
BerandaKALSELHarga Cabai di HST Makin Pedas

Harga Cabai di HST Makin Pedas

BARABAI – Harga cabai rawit dan tiung di Kabupaten Hulu Sungai Tengah meroket. Kondisi ini terjadi sejak banjir bandang Januari 2021 lalu dimana harga cabai terus mengalami kenaikan.

Harganya mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Sejumlah petani di HST pun mengatakan, melonjaknya harga cabai karena dampak banjir di HST.

Karena banjir di HST merupakan banjir bandang yang bersifat merusak. “Kebun cabai saya sendiri sudah siap panen. Hanya tersisa sekitar 35 persen, yang sekarang bisa dipanen,” kata Faris petani cabai di Kecamatan Pandawan, Jumat (19/3).

Meski saat ini harga sedang berpihak kepada petani, namun kebanyakan petani tak bisa menikmati harga tersebut, karena kebunnya banyak yang rusak sehingga tak bisa berbuah secara maksimal.

“Sebagian batangnya busuk,” katanya. Namun, sebagain petani yang kebunnya tak terkena banjir, saat ini bisa menikmati keuntungan dari harga cabai yang tinggi.

Makin pedasnya harga cabai membuat pedagang di Pasar Keramat Barabai juga ikut menaikan harga. Kebanyakan mereka menjual cabai dengan harga Rp 120 ribu per kilogram. “Mau tidak mau kami juga harus menaikkan harga,” kata Asmiah, salah seorang pedagang.

Dia mengakui karena harga cabai naik. Pembeli juga menurun. “Jadi kalau tidak laku terpaksa kami jual murah untuk mengembalikan modal,” pungkasnya. (jms)

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI