KALSEL

Harga Cabai di HST Makin Pedas

406
MAHAL: Seorang petani sedang memanen cabai di Kecamatan Pandawan. Harga cabai di HST menyentuh angka Rp 120 ribu per kilogram.

BARABAI – Harga cabai rawit dan tiung di Kabupaten Hulu Sungai Tengah meroket. Kondisi ini terjadi sejak banjir bandang Januari 2021 lalu dimana harga cabai terus mengalami kenaikan.

Harganya mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Sejumlah petani di HST pun mengatakan, melonjaknya harga cabai karena dampak banjir di HST.

Karena banjir di HST merupakan banjir bandang yang bersifat merusak. “Kebun cabai saya sendiri sudah siap panen. Hanya tersisa sekitar 35 persen, yang sekarang bisa dipanen,” kata Faris petani cabai di Kecamatan Pandawan, Jumat (19/3).

Meski saat ini harga sedang berpihak kepada petani, namun kebanyakan petani tak bisa menikmati harga tersebut, karena kebunnya banyak yang rusak sehingga tak bisa berbuah secara maksimal.

“Sebagian batangnya busuk,” katanya. Namun, sebagain petani yang kebunnya tak terkena banjir, saat ini bisa menikmati keuntungan dari harga cabai yang tinggi.

Makin pedasnya harga cabai membuat pedagang di Pasar Keramat Barabai juga ikut menaikan harga. Kebanyakan mereka menjual cabai dengan harga Rp 120 ribu per kilogram. “Mau tidak mau kami juga harus menaikkan harga,” kata Asmiah, salah seorang pedagang.

Dia mengakui karena harga cabai naik. Pembeli juga menurun. “Jadi kalau tidak laku terpaksa kami jual murah untuk mengembalikan modal,” pungkasnya. (jms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P.,...

Bang Dhin: Proses PAW Komisioner KPID Kalsel Harus Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...

38 Jemaah Umrah Kalsel Terlantar di Jeddah, Bang Dhin Minta Pengawasan Travel Dievaluasi

BANJARMASIN – Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar...

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...