BANJARBARUPemko Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Minta PLN Sampaikan Jadwal Pemadaman Listrik Secara Jelas

90
Respon Proaktif: Wali kota Menelpon Langsung Manager PLN - 1

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru meminta PT PLN (Persero) memberikan kepastian jadwal pemadaman listrik bergilir serta mempercepat pemulihan pasokan listrik yang terdampak gangguan sistem interkoneksi Kalimantan. Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyusul banyaknya keluhan masyarakat dan pelaku usaha sejak pemadaman bergilir terjadi pada Kamis (23/7/2026).

Hal itu disampaikan Wali Kota saat berkomunikasi dengan Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, pada Minggu (26/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Lisa mengatakan Pemerintah Kota Banjarbaru memahami adanya kendala teknis yang sedang ditangani PLN. Namun, menurutnya, masyarakat juga membutuhkan informasi yang jelas agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

“Yang paling esensial saat ini adalah kepastian informasi. Jika memang pemadaman bergilir tidak dapat dihindari, kami meminta durasinya ditekan seminimal mungkin. Masyarakat membutuhkan jadwal yang jelas agar dapat mengantisipasi dan mengatur aktivitas mereka dengan baik,” ujarnya.

Lisa menilai pemadaman yang berlangsung selama sekitar lima hingga enam jam per hari telah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Ia memastikan masukan tersebut akan diteruskan kepada jajaran terkait sebagai bahan evaluasi dalam penanganan gangguan kelistrikan.

“Kami berterima kasih atas masukan dari Ibu Wali Kota. Aspirasi ini segera kami teruskan kepada jajaran terkait guna mempercepat penanganan dan mengoptimalkan sistem kelistrikan yang sedang mengalami gangguan,” katanya.

Pemadaman bergilir yang terjadi saat ini merupakan dampak gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebelumnya, pada awal Juli 2026, pasokan listrik di wilayah tersebut juga sempat terganggu akibat kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Gas (PLTUG) Bangkanai di Kabupaten Barito Utara.

Hingga informasi ini disampaikan, PLN belum menjelaskan secara rinci penyebab teknis gangguan sistem interkoneksi yang mengakibatkan pemadaman bergilir.

Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan tersebut serta mendorong percepatan normalisasi pasokan listrik agar aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah dapat kembali berjalan normal. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarbaru Diminta Cegah Persoalan Sejak Dini

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru diminta memperkuat langkah antisipasi terhadap berbagai...

Keluhan Lantai Becek, Wali Kota Banjarbaru Intruksikan Perbaikan Pasar Bauntung

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Keluhan pedagang dan pengunjung terkait kondisi lantai Pasar Bauntung...

Evaluasi APBD Kalsel 2025: Belanja Terserap 82,76 Persen, SILPA Tembus Rp2,97 Triliun

BANJARBARU – Realisasi belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun Anggaran 2025 tercatat...

Kerja Sama Media Pemko Banjarbaru Beralih ke E-Katalog

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru menggelar pertemuan...