BANJARBARUPemko Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Minta PLN Sampaikan Jadwal Pemadaman Listrik Secara Jelas

66
Respon Proaktif: Wali kota Menelpon Langsung Manager PLN - 1

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru meminta PT PLN (Persero) memberikan kepastian jadwal pemadaman listrik bergilir serta mempercepat pemulihan pasokan listrik yang terdampak gangguan sistem interkoneksi Kalimantan. Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyusul banyaknya keluhan masyarakat dan pelaku usaha sejak pemadaman bergilir terjadi pada Kamis (23/7/2026).

Hal itu disampaikan Wali Kota saat berkomunikasi dengan Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, pada Minggu (26/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Lisa mengatakan Pemerintah Kota Banjarbaru memahami adanya kendala teknis yang sedang ditangani PLN. Namun, menurutnya, masyarakat juga membutuhkan informasi yang jelas agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari.

“Yang paling esensial saat ini adalah kepastian informasi. Jika memang pemadaman bergilir tidak dapat dihindari, kami meminta durasinya ditekan seminimal mungkin. Masyarakat membutuhkan jadwal yang jelas agar dapat mengantisipasi dan mengatur aktivitas mereka dengan baik,” ujarnya.

Lisa menilai pemadaman yang berlangsung selama sekitar lima hingga enam jam per hari telah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN UP3 Banjarmasin, Yanuar, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Ia memastikan masukan tersebut akan diteruskan kepada jajaran terkait sebagai bahan evaluasi dalam penanganan gangguan kelistrikan.

“Kami berterima kasih atas masukan dari Ibu Wali Kota. Aspirasi ini segera kami teruskan kepada jajaran terkait guna mempercepat penanganan dan mengoptimalkan sistem kelistrikan yang sedang mengalami gangguan,” katanya.

Pemadaman bergilir yang terjadi saat ini merupakan dampak gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebelumnya, pada awal Juli 2026, pasokan listrik di wilayah tersebut juga sempat terganggu akibat kerusakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Gas (PLTUG) Bangkanai di Kabupaten Barito Utara.

Hingga informasi ini disampaikan, PLN belum menjelaskan secara rinci penyebab teknis gangguan sistem interkoneksi yang mengakibatkan pemadaman bergilir.

Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan tersebut serta mendorong percepatan normalisasi pasokan listrik agar aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah dapat kembali berjalan normal. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarbaru Peringati Hari Anak Nasional, Perkuat Komitmen Lindungi Hak Anak

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar puncak peringatan Hari Anak Nasional...

Bayar Pajak Pakai QRIS di Banjarbaru, Berpeluang Raih Hadiah hingga Umrah

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Masyarakat Banjarbaru kini memiliki kesempatan mendapatkan berbagai hadiah, bahkan...

Pemko Banjarbaru Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Banjarbaru,...