KALSELOLAHRAGAPemprov Kalsel

Gubernur Cup Mini Soccer 2026 Resmi Dimulai, Cari Bibit Atlet Kalsel

10

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur Kalsel membuka Festival Mini Soccer Open Tournament Gubernur Cup 2026 di Lapangan Mini Soccer SKB Mulawarman, Banjarmasin, Kamis (27/8) pagi.

Turnamen ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Tahun ini, kategori umum menyediakan kuota 32 tim, sedangkan kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diikuti 29 tim.

Pembukaan turnamen diawali dengan doa yang dipimpin Habib Fathurrahman Bahasyim. Setelah itu, M. Syarifuddin secara simbolis menendang bola ke gawang sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Turut hadir Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kalsel, Nur Rahman, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Febriadin Hapiz, serta jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Syarifuddin mengatakan turnamen mini soccer bukan hanya menjadi ajang untuk mengejar kemenangan. Kompetisi juga menjadi sarana bagi pemain untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter.

Menurutnya, olahraga mengajarkan banyak nilai penting, seperti sportivitas, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian dan pantang menyerah.

“Dalam olahraga, kemenangan memang menjadi salah satu tujuan. Namun, ada hal yang jauh lebih penting untuk diterapkan, yaitu sportivitas, kerja sama, disiplin, tanggung jawab dan sikap pantang menyerah,” ujar Syarifuddin.

Ia menilai sepak bola juga mengajarkan pentingnya kerja sama. Setiap pemain memiliki posisi dan tanggung jawab masing-masing sehingga kemenangan tidak bisa diraih seorang diri.

“Ketika semua mampu bekerja sama, saling percaya dan bergerak menuju tujuan yang sama, maka sebuah tim akan menjadi kuat,” katanya.

Nilai tersebut, lanjut Syarifuddin, juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kalsel membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, organisasi olahraga dan berbagai elemen lainnya.

Syarifuddin berharap Gubernur Cup Mini Soccer dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet muda Kalsel.

Ia mendorong agar kompetisi seperti ini terus digelar sehingga pemain muda memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan potensinya.

“Dari hasil kegiatan dan pertandingan Turnamen Gubernur Cup ini, mudah-mudahan akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan, bukan saja di tingkat nasional, tetapi harapan kita sampai di tingkat internasional,” ujarnya.

Syarifuddin juga mengapresiasi para pelatih dan ofisial yang berperan dalam membentuk kemampuan serta mental para pemain.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar bertanding dengan semangat, menunjukkan kemampuan terbaik, menghormati lawan dan menerima keputusan wasit.

“Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam pertandingan. Yang terpenting adalah kita semua dapat bermain dengan sportif, menjalin persahabatan dan mendapatkan pengalaman yang berharga,” tuturnya.

Ketua KSMI Kalsel, Nur Rahman mengatakan pelaksanaan Gubernur Cup tahun ini lebih mengutamakan peserta dari Kalimantan Selatan.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk mencari dan mengembangkan pemain lokal yang memiliki potensi.

“Untuk kali ini kita utamakan Kalimantan Selatan, untuk mencari bibit-bibit yang berbakat agar bisa lanjut ke tingkat nasional,” kata Rahman.

Menurutnya, konsep tersebut berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang membuka kesempatan lebih luas bagi peserta dari berbagai daerah, termasuk Makassar dan Pulau Jawa.

Rahman berharap kompetisi ini dapat melahirkan talenta baru dari Kalsel yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel, Febriadin Hapiz mengatakan pemerintah terus mendorong masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

Menurutnya, kesibukan, terutama bagi pekerja dan pegawai, sering menjadi alasan masyarakat kurang berolahraga. Karena itu, kegiatan olahraga yang dikemas dalam bentuk kompetisi diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk tetap aktif.

“Di tengah situasi demikian, kami mencoba memberikan event-event untuk merangsang teman-teman, para pegawai dan pekerja, agar tetap bugar dan aktif berolahraga,” ujar Febriadin.

Ia berharap Lapangan Mini Soccer SKB Mulawarman tidak hanya menjadi tempat rekreasi dan pertandingan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet.

“Kami berharap arena ini bisa menjadi wahana bagi teman-teman di bidang pembinaan prestasi, sehingga ke depan dapat lahir atlet-atlet untuk mini soccer maupun sepak bola secara umum,” pungkasnya.

Dengan dimulainya Gubernur Cup Mini Soccer Open Tournament 2026, Pemprov Kalsel berharap kompetisi ini dapat memperkuat budaya olahraga, mempererat persahabatan antarpeserta, sekaligus menjadi wadah untuk menemukan dan membina bibit atlet muda Banua. (ap)

Related Articles

Ketua Pansus Sampaikan Data Temuan ke BPK RI sebagai Bahan Audit

JAKARTA — Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalimantan...

Kalsel Fokus Atasi Karhutla di Tiga Kawasan Rawan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah pusat, TNI-Polri dan...

Baayun Maulid, Tradisi Banua yang Terus Hidup

RETORIKABANUA.ID, Tapin – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Tapin kembali...

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...