Pemkab TapinTAPIN

Tapin Dorong Agroforestry Kopi, Seimbangkan Ekonomi dan Lingkungan

81

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Hal ini ditegaskan Bupati Tapin, H. Yamani, dalam kegiatan Ekspose Penelitian Pengembangan Agroforestry Kopi yang digelar di Demakijo’s Coffee, Yogyakarta, Rabu (8/10).

Acara ini memaparkan hasil penelitian pengembangan sistem agroforestry kopi di tiga desa binaan Desa Burakai, Asam Randah dan Matang Batas yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Tapin dan PT Kalimantan Prima Persada (KPP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam sambutannya, Bupati H. Yamani menegaskan bahwa agroforestry kopi bukan sekadar kegiatan menanam tanaman bernilai ekonomi, tetapi bagian dari strategi besar menjaga kelestarian lingkungan di Tapin.

“Agroforestry kopi bukan hanya soal hasil panen, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga kesuburan tanah, konservasi air dan keseimbangan ekosistem,” ujar Bupati.

Ia menekankan pentingnya pembangunan yang selaras antara peningkatan ekonomi dan pelestarian alam. Menurutnya, pemerintah daerah berkewajiban memastikan setiap program pembangunan memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan.

Bupati H. Yamani juga menyampaikan apresiasi kepada PT KPP atas kontribusinya dalam mendukung program agroforestry kopi melalui CSR.

“Kami sangat menghargai dukungan dari dunia usaha. Ini bukti nyata bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, swasta dan masyarakat,” katanya.

Dari hasil penelitian yang dipaparkan, sistem agroforestry kopi terbukti mampu meningkatkan produktivitas lahan dan memperbaiki kondisi lingkungan di wilayah pengembangan. Model ini dinilai potensial untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa sekaligus menjaga kelestarian alam.

Bupati berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan bersama masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekologi dan meningkatkan kesejahteraan.

“Kami ingin melihat dampak nyata ekonomi petani meningkat, lingkungan terjaga dan tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya harmoni dengan alam,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati H. Yamani menyebut agroforestry kopi akan dijadikan salah satu model pembangunan hijau di Tapin yang mengedepankan sinergi lintas sektor.

“Mari jadikan agroforestry kopi sebagai inspirasi bersama dalam membangun Tapin yang hijau, produktif dan lestari,” pungkasnya. (ki)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemkab Tapin Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idulfitri

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali menggelar Gerakan Pangan Murah guna...

P2K2 PKH di Tapin Tengah Dorong Kepedulian Keluarga pada Gizi Anak

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin terus berupaya meningkatkan pengetahuan keluarga dalam...

TP PKK Tapin Salurkan Telur untuk Cegah Stunting

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tapin terus dilakukan....

Festival Tatakan Bersalawat VI Gaungkan Cinta Rasul

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan Festival Syair...