RETORIKABANUA.ID, Tapin – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi momen memperkuat peran sosial masyarakat dalam pembangunan daerah.
Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan ke dua organisasi kemasyarakatan, yakni Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Tapin dan Aisyiyah Tapin, pada Selasa (7/10).
Saat bertemu dengan anggota PWRI Tapin, Desy mendengarkan langsung berbagai keluhan dari para pensiunan aparatur negara, terutama soal keterbatasan fasilitas kegiatan bagi lansia dan minimnya dukungan program pemberdayaan.
“Para wredatama ini masih punya semangat dan kapasitas untuk berkarya. Pemerintah daerah harus memberi ruang agar pengalaman mereka tetap bisa dimanfaatkan,” kata Desy.
Ia berjanji akan mendorong adanya program kerja sama antara pemerintah provinsi dan organisasi lansia untuk kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat.
Dalam dialog bersama Aisyiyah Tapin, Desy mengapresiasi peran organisasi perempuan tersebut dalam memperkuat ekonomi keluarga dan pendidikan anak.
“Pemberdayaan perempuan tidak boleh berhenti di pelatihan. Harus ada akses ke modal usaha, pendampingan dan perluasan pasar,” tegasnya.
Sebagai legislator, Desy menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan alokasi anggaran serta mendorong kemitraan dengan dinas terkait agar program pemberdayaan perempuan berjalan berkelanjutan.
Menutup kunjungannya, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan pesan agar organisasi seperti PWRI dan Aisyiyah terus menjaga semangat kebersamaan serta berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial.
“Kekuatan masyarakat kita ada di gotong royong dan solidaritas. Dari wredatama hingga ibu-ibu Aisyiyah, semua punya peran penting dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan,” tutupnya. (ms)

Leave a comment