KOTABARU – Menanggapi kelangkaan minyak goreng, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan, kondisi di daerah sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Kotabaru.
“Pada saat koordinasi, disampaikan mereka akan berkoordinasi dengan perusahaan PT SDO dan PT Smart yang memproduksi minyak goreng merk Alif dan Filma di Kotabaru,” katanya, Senin (14/2).
Syairi berharap operasi pasar digencarkan. Jangan dilaksanakan satu kali saja, karena kemungkinan kelangkaan minyak goreng bisa berkelanjutan.
Ia mengapresiasi, dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah tanggap dan melakukan langkah cepat. (abd)

Leave a comment