BANJARKALSEL

Siap Kembangkan Desa Wisata, Pokdarwis SRT Dibekali Segudang Ilmu

411

MARTAPURA – Barisan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wisata Khatulistiwa Sei Rangas Tengah (SRT), Kecamatan Martapura, Barat Kabupaten Banjar mengikuti Tourism Coaching Clinic, Senin (20/3).

Bertempat di lokasi Desa Wisata Khatulistiwa SRT, kegiatan yang diprakarsai Pemerintah Desa Sei Rangas Tengah ini menghadirkan pemateri berkompeten.

Pemateri yang didapuk, yakni Kabid Destinasi dan Pengembangan Objek Wisata Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya, serta Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti.

Mengusung tema “Menuju Desa Wisata yang MANIS, Unggul dan Berdaya Saing”, pelatihan dibuka dengan sambutan Kepala Desa Sei Rangas Tengah, Muhammad Noor.

Iaa mengapresiasi penuh para anggota Pokdarwis yang mengikuti rangkaian acara. Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada pemateri yang bersedia berbagi ilmu dan langsung datang ke tempat wisata sungai tersebut.

“Kita bersama-sama punya keinginan kuat bagaimana Desa Wisata SRT atau Wisata Khatulistiwa ini makin dikenal orang. Bahkan, kalau bisa keluar daerah. Maka dari itu, penting bagi kami untuk bisa belajar dari para praktisi dan ahli,” katanya.

Kegiatan tourism coaching clinic sendiri berjalan kurang lebih selama tiga jam. Berbagai materi penting diuraikan para pemateri. Anggota Pokdarwis SRT juga tampak menyimak dengan serius saat jalannya acara.

Kabid Destinasi dan Pengembangan Objek Wisata Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya, menilai, Wisata Khatulistiwa SRT punya potensi yang besar.

Ia menyatakan siap mendukung dan membina para pokdarwis yang ada di Kabupaten Banjar. Tak lupa, ia meminta agar masyarakat dan pokdarwis di SRT bisa terus mengembangkan dan memaksimalkan potensi yang ada.

“Kita tentu mendorong agar Wisata Khatulistiwa SRT ini terus eksis, dikenal dan disambangi banyak orang. Ini akan jadi lokasi wisata yang baru dan punya keunikan tersendiri di Kabupaten Banjar,” pesannya.

Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti, juga turut mengungkapkan rasa kagum dengan apa yang tersaji di Wisata Khatulistiwa SRT.

Baginya, Wisata Khatulistiwa SRT sudah dianugerahi Tuhan dengan keindahan alam yang bagus. Bahkan, kehidupan masyarakat di bantaran sungai patut dikenalkan lebih luas.

“Secara lokasi ini sudah bagus, tapi tentu kita tidak bisa hanya mengandalkan lanskap saja, agar wisatawan tak sekadar datang sekali saja, tapi mau datang lagi nantinya. Jadi perlu pengelolaan yang berkelanjutan, dan ini adalah tugas kita bersama untuk memajukan wisata daerah,” katanya. (mrf)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

DPRD Kalsel Dorong Percepatan Bendungan Riam Kiwa untuk Kendalikan Banjir

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pembangunan Bendungan Riam Kiwa terus didorong sebagai solusi pengendalian...

HUT ke-27 Banjarbaru Meriah, Gubernur Pemprov Kalsel Ajak Perkuat Kolaborasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru berlangsung meriah...

Kartoyo Apresiasi Warga Desa Ida Manggala, Nilai Pancasila Masih Kuat Hidup di Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Hulu Sungai Selatan — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo,...

Perhumas Perkuat Humas Daerah Lawan Hoaks Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Maraknya penyebaran hoaks di era digital menjadi perhatian serius...