BANJARKALSEL

Siap Kembangkan Desa Wisata, Pokdarwis SRT Dibekali Segudang Ilmu

455

MARTAPURA – Barisan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wisata Khatulistiwa Sei Rangas Tengah (SRT), Kecamatan Martapura, Barat Kabupaten Banjar mengikuti Tourism Coaching Clinic, Senin (20/3).

Bertempat di lokasi Desa Wisata Khatulistiwa SRT, kegiatan yang diprakarsai Pemerintah Desa Sei Rangas Tengah ini menghadirkan pemateri berkompeten.

Pemateri yang didapuk, yakni Kabid Destinasi dan Pengembangan Objek Wisata Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya, serta Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti.

Mengusung tema “Menuju Desa Wisata yang MANIS, Unggul dan Berdaya Saing”, pelatihan dibuka dengan sambutan Kepala Desa Sei Rangas Tengah, Muhammad Noor.

Iaa mengapresiasi penuh para anggota Pokdarwis yang mengikuti rangkaian acara. Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada pemateri yang bersedia berbagi ilmu dan langsung datang ke tempat wisata sungai tersebut.

“Kita bersama-sama punya keinginan kuat bagaimana Desa Wisata SRT atau Wisata Khatulistiwa ini makin dikenal orang. Bahkan, kalau bisa keluar daerah. Maka dari itu, penting bagi kami untuk bisa belajar dari para praktisi dan ahli,” katanya.

Kegiatan tourism coaching clinic sendiri berjalan kurang lebih selama tiga jam. Berbagai materi penting diuraikan para pemateri. Anggota Pokdarwis SRT juga tampak menyimak dengan serius saat jalannya acara.

Kabid Destinasi dan Pengembangan Objek Wisata Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya, menilai, Wisata Khatulistiwa SRT punya potensi yang besar.

Ia menyatakan siap mendukung dan membina para pokdarwis yang ada di Kabupaten Banjar. Tak lupa, ia meminta agar masyarakat dan pokdarwis di SRT bisa terus mengembangkan dan memaksimalkan potensi yang ada.

“Kita tentu mendorong agar Wisata Khatulistiwa SRT ini terus eksis, dikenal dan disambangi banyak orang. Ini akan jadi lokasi wisata yang baru dan punya keunikan tersendiri di Kabupaten Banjar,” pesannya.

Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti, juga turut mengungkapkan rasa kagum dengan apa yang tersaji di Wisata Khatulistiwa SRT.

Baginya, Wisata Khatulistiwa SRT sudah dianugerahi Tuhan dengan keindahan alam yang bagus. Bahkan, kehidupan masyarakat di bantaran sungai patut dikenalkan lebih luas.

“Secara lokasi ini sudah bagus, tapi tentu kita tidak bisa hanya mengandalkan lanskap saja, agar wisatawan tak sekadar datang sekali saja, tapi mau datang lagi nantinya. Jadi perlu pengelolaan yang berkelanjutan, dan ini adalah tugas kita bersama untuk memajukan wisata daerah,” katanya. (mrf)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Komisi I DPRD Kalsel Gali Strategi Pengawasan di Pulang Pisau

RETORIKABANUA.ID, Pulang Pisau – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pertukaran...

Lebih 10 Tahun Tak Dikeruk, Kolam Kamboja Kembali Dioptimalkan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mengeruk kolam di kawasan Taman...

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

Antasan Banjar Festival 2026, Satukan Seniman Tradisi dan Generasi Muda

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Staf Ahli Gubernur...