Rabu, 24 Juli 2024
BerandaKALSELBANJARBARUPuluhan Penderita Katarak Operasi Gratis dari Bandara Syamsudin Noor

Puluhan Penderita Katarak Operasi Gratis dari Bandara Syamsudin Noor

retorikabanua.id,BANJARBARU – Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru menggelar aksi sosial untuk sejumlah masyarakat. Aksi kali ini, pihak manajemen bandara menyentuh sektor kesehatan.


Dalam pelaksanaannya, aksi sosial ini berupa menyerahkan bantuan bina lingkungan. Dalam hal ini adalah operasi katarak dan sulur gratis yang dihelat di RS AU Sjamsudin Noor, Sabtu (28/11) tadi.


Menurut data manajemen, peserta aksi sosial ini mencapai 31 orang. Dengan rincian 21 peserta operasu katarak serta sisanya adalah operasi sulur. Dijelaskan juga, seluruh peserta merupakan masyarakat di sekitar area bandara.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Amiruddin Florensius mengatakan, aksi ini menjadi salah satu upaya manajemen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar bandara.


“Kami berharap penyaluran bina lingkungan melalui program ini, dapat bermanfaat bagi para peserta agar memiliki penglihatan yang lebih jelas dan lebih produktif nantinya,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa bahagia atas adanya program dan antusias peserta tersebut. “Kami sangat bahagia melihat para peserta antusias mengikuti kegiatan ini dan patuh mengikuti protokol kesehatan. Semoga kita semua sehat selalu,” ucapnya.


Diketahui, para peserta sebelumnya menjalani sejumlah pemeriksaan pada screening yang diselenggarakan di hari dan tempat yang sama. Dalam tahapan ini, diklaim ada lebih dari 80 orang pendaftar telah menjalani proses tersebut.

Sementara, salah seorang peserta Abdul Hafiz mengungkapkan kebahagiaannya usai menjalani operasi. “Saya berharap setelah ini dapat melihat lebih jelas lagi. Saya sangat bahagia mendapatkan kesempatan ini,” jujurnya.


Karena masih dalam situasi pandemi, pihak manajemen menggelar rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan penerapan prosedur protokol kesehatan yang berlaku saat ini. (mrf)

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI