BANJARBARUKALSELKESEHATANPEMERINTAHAN

Kerjasama BKKBN Kalsel Dan Kominfo Kalsel Tayangkan Informasi Population Clock

329

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menerima audiensi dari Plt Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan, Nyigit Wudi Amini, beserta jajaran, di Banjarbaru, Jumat (26/7).

Melalui audiensi ini, BKKBN Kalimantan Selatan memperkenalkan Population Clock Kalsel yang baru saja diluncurkan dalam acara Hari Keluarga Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Population Clock merupakan alat yang digunakan untuk memantau dan menampilkan data kependudukan secara real-time, sehingga memudahkan masyarakat dan pemerintah dalam mendapatkan informasi terkini tentang jumlah penduduk, tingkat kelahiran, kematian, serta migrasi di Kalimantan Selatan.

“Population Clock sangat penting untuk diketahui masyarakat karena memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang dinamika kependudukan di wilayah kita. Dengan informasi yang tepat, kita dapat merencanakan program dan kebijakan yang lebih efektif,” kata Nyigit, Sabtu (27/7).

Ia berharap, Dinas Kominfo Kalsel dengan segala media yang dimiliki dapat memfasilitasi penayangan Dashboard Population Clock serta video edukasi terkait pencegahan stunting.

Sementara, Kadis Kominfo Kalsel Muhamad Muslim menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan siap mendukung penyebaran informasi melalui penayangan Population Clock di berbagai media milik Diskominfo Kalsel.

“Tentu kami akan memfasilitasi penayangan population clock tersebut melalui media luar ruang kami seperti videotron yang tersebar di beberapa titik wilayah, karena hal ini merupakan salah satu tugas Kominfo dalam menyebarkan data dan informasi yang akurat, aktual, transparan dan langsung kepada masyarakat. Penyebaran informasi tentang dinamika populasi dan kependudukan secara real-time sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat,” kata Muslim.

“Kerjasama antara BKKBN Kalsel dan Dinas Kominfo diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya data kependudukan serta pencegahan stunting melalui informasi yang mudah diakses dan dipahami,” tutupnya. (mckalsel/sp)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Ketua DPRD Kalsel Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan...

Gubernur Pemprov Kalsel Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi melepas Ekspedisi...

Wali Kota Banjarbaru Tekankan Efisiensi Anggaran dan Pelayanan Publik

RETORIKABANUA.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama Sekretaris Daerah...