Pemkab TapinTAPIN

Hadapi Puncak Kemarau, Bupati Tapin Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla

6

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Pemerintah Kabupaten Tapin memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah puncak musim kemarau 2026.

Bupati Tapin, H. Yamani didampingi Kapolres Tapin, AKBP Weldi Rozika dan Dandim 1010/Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meeting di Command Center Pemkab Tapin, Senin (7/9).

Rapat tersebut mempertemukan pemerintah dengan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Kegiatan diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia untuk membahas langkah penanggulangan dan penanganan karhutla selama puncak musim kemarau.

Dalam rakor tersebut, seluruh pihak menekankan pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini. Setiap potensi kebakaran harus segera ditangani agar tidak berkembang dan meluas.

H. Yamani mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, aparat penegak hukum, serta perusahaan pemegang konsesi.

Menurutnya, wilayah perkebunan dan kawasan hutan yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran perlu mendapatkan pengawasan lebih intensif. Kesiapan personel dan peralatan juga harus dipastikan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat ketika terjadi kebakaran.

“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan dan pencegahan. Jangan sampai api sudah membesar baru kita bergerak. Koordinasi dan penanganan sejak dini harus dilakukan bersama-sama,” kata H. Yamani.

Pemkab Tapin berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pemantauan wilayah rawan, pencegahan, hingga penanganan apabila terjadi karhutla.

H. Yamani menegaskan, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Perusahaan pemegang konsesi juga memiliki peran penting dalam menjaga wilayah kerjanya serta ikut membantu penanganan apabila terjadi kebakaran.

Upaya tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan sekaligus mencegah terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi akibat dampak karhutla.

Melalui rakor tersebut, seluruh pihak didorong meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim kemarau. Dengan koordinasi dan kesiapsiagaan yang kuat, potensi karhutla diharapkan dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin. (ki)

Related Articles

Desa Cempaka Wakili Tapin di Penilaian PHBS Tingkat Provinsi

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Desa Cempaka, Kecamatan Tapin Selatan, mewakili Kabupaten Tapin dalam...

Bupati Tapin : Sanitasi Fondasi SDM Sehat

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bupati Tapin, H. Yamani memberikan dukungan kepada Desa A...

PIJAR Jadi Wadah Berbagi Inovasi PAUD Tapin

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Faridah meminta penerapan aplikasi PIJAR...

Bunda PAUD Tapin Diminta Kawal Anggaran Pendidikan Anak

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa diminta...