Banjarmasin – Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina menghadiri Gathering dan Silaturahim Pengelola Kampung Bermain yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) kota Banjarmasin, di sebuah hotel di Banjarmasin, Rabu (27/12).
Walikota Seribu Sungai ini mengatakan, sebanyak 35 kampung bermain (kamber) telah diresmikan, dalam rangka memfasilitasi anak-anak untuk saling berinteraksi dan bermain.
Lewat kampung ini, anak dan masyarakat akan dibina untuk menghidupkan berbagai permainan, mulai dari bakiak, enggrang, gasing, ketapel, senam, dan banyak lainnya.
Kamber yang ada di Kota Banjarmasin digadang-gadang menjadi referensi nasional KORMI pusat.
“Kamber kita menjadi referensi secara nasional. Karena Ketua KORMI pusat selalu menyampaikan, bahwa kamber di Banjarmasin sangat ramai,” ungkap Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina.
Dirinya menambahkan, dengan banyaknya kamber yang telah dibangun, harapannya dapat menjadi sarana masyarakat atau anak-anak dalam mengurangi interaksi dengan media sosial dan gawai, lewat berolahraga dan bermain tradisional.
“Kita tidak perlu stadion, tidak perlu tempat luas, cukup ada halaman dan fasum dan fasilitas publik, itu bisa dijadikan kamber. Nantinya dari hobi berolahraga dan bermain tradisional ini, dapat menjadi olahraga berprestasi,” harapnya.
Sementara itu , Sekretaris KORMI Kota Banjarmasin Fahmi Idris Tanjung menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan para pengelola kamber, serta penuntasan target Kamber di 52 kelurahan di Kota Seribu Sungai.
“Kita coba anggarkan di tahun 2024, semoga bisa terpenuhi,” jelasnya.
Tak hanya itu, dalam kesempatan ini juga Bendahara KORMI Kota Banjarmasin Evi Yanti menambahkan, terdapat penyerahan penghargaan pada sejumlah Kamber di Kota Banjarmasin sebagai bentuk apresiasi.
“Empat kamber tadi diberi penghargaan karena telah berhasil mencetak atlet berprestasi dan paling aktif dikelola. Harapannya melalui penghargaan ini bisa memotivasi kamber yang lain,” tutupnya. (mcbjm/jm)


Leave a comment