RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalsel yang digelar di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu (4/7).
Hasnuryadi menjadi calon tunggal setelah lolos verifikasi administrasi dengan dukungan mayoritas, yakni 13 KONI kabupaten/kota dan 51 cabang olahraga (cabor). Penetapan berlangsung lancar karena seluruh peserta Musorprov menyepakati satu nama untuk memimpin KONI Kalsel selama empat tahun ke depan.
Dalam forum tersebut, Ketua Umum KONI Kalimantan Selatan periode 2015–2026, Bambang Heri Permana, secara simbolis menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Hasnuryadi Sulaiman sebagai tanda dimulainya kepengurusan baru.
Usai terpilih, Hasnuryadi mengajak seluruh pengurus, cabang olahraga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga untuk menjaga soliditas organisasi yang telah terbangun.
Menurutnya, kondisi KONI Kalimantan Selatan saat ini sudah berada dalam posisi yang baik sehingga seluruh pihak perlu menjaga kebersamaan agar pembinaan olahraga dapat terus berjalan tanpa harus memulai dari awal.
“Kondisi yang sudah kuat dan solid ini harus kita teruskan bersama. Tanpa dukungan semua pihak, tentu kita akan memulai dari awal lagi. Padahal yang sudah baik harus kita lanjutkan dan tingkatkan,” ujarnya.
Hasnuryadi menegaskan, penguatan organisasi menjadi langkah awal untuk meningkatkan pembinaan atlet dan prestasi olahraga. Ia berharap seluruh pengurus dapat menyusun program yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun berbagai fasilitas olahraga. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan peningkatan prestasi atlet agar keberadaan fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata.
“Fasilitas olahraga yang dibangun akan memiliki arti apabila diiringi dengan prestasi. Dengan prestasi itulah nama Kalimantan Selatan akan semakin dikenal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi turut menyampaikan gagasan agar setiap kepala daerah di Kalimantan Selatan membina sedikitnya satu cabang olahraga dengan target mampu menyumbangkan satu medali emas pada ajang olahraga mendatang. Menurutnya, target tersebut dapat dicapai melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak dini.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi. Seluruh insan olahraga diminta mengedepankan persatuan, menaati aturan, serta menghindari tindakan yang dapat mencederai semangat olahraga.
“Olahraga adalah alat pemersatu. Karena itu mari kita junjung tinggi sportivitas, patuhi aturan, dan bersama-sama memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Selatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kalimantan Selatan periode 2015–2026, Bambang Heri Permana, menyampaikan keyakinannya bahwa Hasnuryadi mampu membawa KONI Kalsel menjadi organisasi yang semakin maju dan berprestasi.
“Terima kasih, dan saya yakin ke depan Bapak Hasnuryadi Sulaiman mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Selatan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sebelum menutup sambutannya, Bambang Heri menyampaikan apresiasi kepada Dewan Penyantun KONI Kalimantan Selatan, Dewan Kehormatan KONI, jajaran pengurus KONI Provinsi, serta seluruh pengurus cabang olahraga dan organisasi fungsional yang telah berkontribusi dalam pembinaan olahraga di Banua.
Musorprov KONI Kalimantan Selatan 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan keputusan sidang yang menetapkan Hasnuryadi Sulaiman sebagai Ketua Umum KONI Kalimantan Selatan periode 2026–2030 secara aklamasi. (ap)


