RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama istri, Fathul Jannah, menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Markas Satuan Brimob Polda Kalsel, Jalan Ahmad Yani Km 31, Banjarbaru, Rabu (1/7).
Kehadiran Gubernur menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat sinergi dengan Polda Kalsel serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga keamanan, ketertiban dan stabilitas daerah sebagai fondasi pembangunan.
Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bhayangkara atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan serta mendukung berbagai program pembangunan di Kalimantan Selatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri senantiasa menjadi institusi yang profesional, semakin dicintai masyarakat, serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan Forkopimda menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama Polri dan seluruh unsur Forkopimda agar Kalimantan Selatan tetap menjadi daerah yang aman, damai, tenteram dan bahagia bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan sehingga mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, investasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan sebagai inspektur upacara. Prosesi didukung AKBP Hermanto sebagai Komandan Upacara dan AKBP Biasa Songko sebagai Perwira Upacara, sementara pengucapan Tri Brata dipercayakan kepada Ipda Muhammad Raditya. Jalannya upacara turut diiringi Korps Musik (Korsik) Polda Kalsel.
Sebanyak 13 kompi pasukan mengikuti upacara yang terdiri atas personel dari berbagai satuan di lingkungan Polda Kalsel, termasuk Polwan, Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Samapta, Direktorat Reserse, Direktorat Pengamanan Objek Vital, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), serta Satuan Brimob.
Dalam amanatnya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar peringatan perjalanan waktu, tetapi menjadi sarana refleksi atas perjalanan panjang pengabdian. Delapan puluh tahun merupakan usia kematangan yang mengandung tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, dan memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” katanya.
Kapolda menambahkan, di tengah tantangan global dan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Polri dituntut terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat transformasi kelembagaan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis, transparan dan berkeadilan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas.
“Kepercayaan tidak diperoleh secara instan, melainkan dibangun melalui kerja keras, integritas, profesionalisme, keteladanan, serta pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI, instansi vertikal, tokoh agama, akademisi, insan pers dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. (ap)


