KALSELOLAHRAGASEPAKBOLASPORTTANAH BUMBU

Barata Banua Football Academy Resmi Diluncurkan, Jadi Wadah Pembinaan Pesepak Bola Muda Tanah Bumbu

53

TANAH BUMBU – Barata Banua Football Academy resmi diluncurkan di Lapangan Sepak Bola Batulicin Jaya, Minggu (21/6/2026). Kehadiran akademi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Peluncuran Barata Banua Football Academy dihadiri pendiri akademi, M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., pemain Tim Nasional Isnan Ali, para atlet muda, orang tua, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, M. Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin mengatakan bahwa Barata Banua Football Academy didirikan sebagai ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta membentuk karakter melalui olahraga sepak bola.

“Hari ini bukan sekadar peresmian sebuah akademi sepak bola. Ini merupakan langkah awal menuju masa depan sepak bola Tanah Bumbu. Kami percaya bahwa di daerah ini tersimpan banyak bakat luar biasa yang membutuhkan wadah, bimbingan, dan kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.

Nama Barata Banua memiliki makna dan filosofi tersendiri. Barata berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti dipelihara, dijaga, atau yang terpilih. Nama tersebut juga menggambarkan sebuah tempat untuk menempa para kesatria muda agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, berkarakter, dan siap menjadi pejuang di lapangan.

Sementara itu, kata Banua merepresentasikan identitas Kalimantan Selatan. Dengan filosofi tersebut, Barata Banua diharapkan menjadi tempat lahirnya talenta-talenta sepak bola yang mampu membawa kebanggaan bagi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan.

Bang Dhin menegaskan bahwa proses pembinaan di Barata Banua Football Academy tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis bermain sepak bola. Akademi tersebut juga menanamkan empat nilai utama, yakni disiplin, sportivitas, prestasi, dan karakter.

“Barata Banua hadir bukan hanya untuk mencetak pemain yang hebat di atas lapangan, tetapi juga membentuk pribadi yang kuat di luar lapangan,” tegasnya.

Kepada para atlet muda, ia berpesan agar selalu berlatih dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

Ia berharap akademi tersebut dapat menjadi rumah kedua bagi para pemain muda untuk belajar, tumbuh, bersosialisasi, sekaligus mengukir prestasi.

“Berlatihlah dengan hati, bermainlah dengan sportivitas, dan raihlah prestasi yang gemilang. Jadikan akademi ini sebagai rumah kedua untuk tumbuh, belajar, dan mengukir mimpi,” pesannya.

Bang Dhin juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap proses pembinaan anak-anak mereka.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet usia muda membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pelatih, pengelola akademi, orang tua, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang olahraga.

Dengan diluncurkannya Barata Banua Football Academy, ia berharap pembinaan sepak bola usia muda di Tanah Bumbu semakin terstruktur dan mampu melahirkan pemain-pemain berprestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.

“Semoga peluncuran ini menjadi awal dari lahirnya banyak kebanggaan bagi Kabupaten Tanah Bumbu dan Banua kita tercinta,” pungkasnya. (red)

Related Articles

Bang Dhin Buka Pagelaran Wayang Kulit Edisi Bulan Bung Karno di Desa Sidomulyo

TANAH BUMBU – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Anggota...

DPD PDI Perjuangan Kalsel Gelar Nobar Ghost in the Cell, Bedah Kritik Sosial dan Wajah Kekuasaan

Banjarmasin — DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan nonton bareng...

Pindah ke Komisi IV DPRD Kalsel, H. M. Syaripuddin Fokus Perjuangkan Pendidikan, Kesehatan, Hingga Kesejahteraan Rakyat

Banjarmasin — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, SE, M.AP,...

Bang Dhin Soroti Anggaran MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, Minta Guru, Nakes, dan Desa Tetap Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau yang...