RETORIKABANUA.ID, Rantau – Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Hj Faridah Yamani, mengajak para orang tua membangun kebiasaan positif sejak dini melalui edukasi parenting dan pengenalan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Negeri 1 Pembina Tapin Selatan, Senin (13/7).
Dalam kegiatan tersebut, Hj Faridah menegaskan bahwa pembentukan karakter anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga dimulai dari keluarga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, usia dini merupakan masa emas (golden age) yang sangat menentukan perkembangan karakter, kebiasaan dan kecakapan hidup anak. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama membangun kebiasaan positif sejak dini. Anak-anak perlu dibiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, memiliki kepedulian sosial, serta tidur tepat waktu. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini akan membentuk karakter anak yang sehat, disiplin dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Selain mengenalkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Ketua TP PKK Kabupaten Tapin itu juga mengingatkan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Ia mengimbau agar anak-anak dibiasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan usai bermain, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga kebersihan diri, aktif bergerak, serta menjaga kebersihan lingkungan.
“Orang tua adalah teladan utama bagi anak. Ketika kebiasaan hidup bersih dan sehat diterapkan di rumah, maka anak akan tumbuh dengan karakter yang baik dan memiliki kesadaran menjaga kesehatan sejak usia dini,” katanya.
Hj Faridah juga mengajak para pendidik PAUD untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dan pola hidup sehat ke dalam kegiatan belajar yang menyenangkan serta sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Menurutnya, menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berkarakter membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Melalui kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, bersih, sehat dan nyaman sehingga anak-anak Tapin tumbuh menjadi generasi yang unggul dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya. (ki)
