RETORIKABANUA.ID, Rantau — Pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Tapin didorong tidak hanya berfokus pada pembelajaran. Aspek kesehatan, pemenuhan gizi, dan tumbuh kembang anak juga harus menjadi perhatian agar anak dapat tumbuh secara optimal.
Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Faridah Yamani mengatakan, konsep PAUD Holistik Integratif (HI) perlu terus diperkuat. Menurutnya, satuan PAUD dapat menjadi salah satu ujung tombak dalam memantau tumbuh kembang anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
Hal tersebut disampaikan Faridah dalam kegiatan Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan dan Desa untuk Mewujudkan PAUD Bermutu untuk Semua, Rabu (2/9).
“Kualitas PAUD tidak hanya tentang belajar, tetapi juga pemenuhan gizi dan kesehatan. Karena itu, perlu kolaborasi erat dengan Posyandu, Puskesmas dan kader PKK setempat,” ujar Faridah.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor penting untuk memastikan kondisi tumbuh kembang anak dapat diketahui sejak dini. Dengan demikian, anak yang membutuhkan perhatian atau penanganan khusus dapat segera mendapatkan intervensi yang diperlukan.
Faridah juga meminta Bunda PAUD mengawal proses transisi dari PAUD ke sekolah dasar (SD) agar berlangsung menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Ia mengingatkan agar pembelajaran pada usia dini tetap mengedepankan aktivitas bermain yang bermakna. Anak juga tidak seharusnya dibebani tuntutan akademik yang belum sesuai dengan usianya.
“Kita kawal bersama kebijakan pemerintah untuk menghapus tes baca, tulis dan hitung sebagai syarat masuk SD. Tugas kita membangun kesiapan mental, kemandirian dan karakter anak, bukan memaksakan kemampuan akademik sebelum waktunya,” tegasnya.
Selain pendidikan dan kesehatan, Faridah meminta Bunda PAUD di desa dan kelurahan aktif berkomunikasi dengan kepala desa, lurah dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Komunikasi tersebut diperlukan untuk mendorong dukungan terhadap kebutuhan PAUD, termasuk anggaran operasional, penyediaan alat permainan edukatif yang aman, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Faridah optimistis berbagai tantangan dalam pengembangan PAUD dapat diatasi jika seluruh pihak memiliki kepedulian dan bergerak bersama.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, gizi dan tumbuh kembang sejak usia dini merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi Kabupaten Tapin yang sehat, mandiri dan berkualitas. (ki)
