KOTABARUPemkab Kotabaru

Kotabaru Luncurkan Program Warga Miskin Produktif, Libatkan Dunia Usaha

172

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi meluncurkan program Intervensi Warga Miskin Produktif sebagai langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang menggabungkan sinergi data, penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Acara peluncuran digelar di Panggung Seni Budaya Wisata Alam Gua Lowo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Sabtu (4/10) dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan pemerintah, perusahaan swasta, hingga pelaku ekonomi desa.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang hadir mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, menyampaikan apresiasi atas inisiatif program ini yang dipelopori oleh Asisten I Setda Kotabaru.

“Inovasi ini sangat visioner. Sesuai dengan visi misi kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.

Menurut data BPS Kalimantan Selatan, angka kemiskinan di Kabupaten Kotabaru tahun 2025 turun menjadi 43,6 persen dan tercatat sebagai yang terendah di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, ini capaian besar. Tapi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Butuh sinergi semua pihak, termasuk dunia usaha, akademisi, dan masyarakat,” tambah Wakil Bupati.

Ia berharap, pada tahun depan, akan ada minimal 50 perusahaan yang terlibat aktif dalam mendukung program ini.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Minggu Basuki, menjelaskan bahwa program ini menyasar warga miskin produktif yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Targetnya, dalam waktu enam bulan, mereka bisa keluar dari status miskin dan menjadi warga yang mandiri secara ekonomi.

Pada tahap awal, program ini dilaksanakan di sejumlah desa di Kecamatan Kelumpang Hilir, dengan jumlah peserta sebagai berikut:

  • Desa Langadai: 4 orang

  • Desa Tegal Rejo: 10 orang

  • Desa Tarjun: 3 orang

  • Desa Sungai Taib: 10 orang

  • Desa Tirawan: 10 orang

“Kami ingin mereka tidak lagi terdata sebagai warga miskin tahun depan. Dengan dukungan pelatihan dan kesempatan kerja, kami optimistis program ini bisa membawa perubahan,” jelas Minggu Basuki.

Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah daerah bekerja sama dengan 6 perusahaan, 1 BUMN dan 1 BUMDes yang beroperasi di Kecamatan Kelumpang Hilir. Mereka akan menjadi mitra dalam menciptakan lapangan kerja dan usaha.

Daftar mitra yang terlibat:

  • PT Arutmin Indonesia NPLCT

  • PT Indocement Tunggal Prakasa Unit Tarjun

  • PT Guthrie Internasional Pulau Laur Refinery

  • PT AKR Corporindo Tbk

  • PT Smart Tbk Unit Tarjun

  • PT Jasa Baratana Anugerah

  • Bank Kalsel Cabang Kotabaru

  • BUMDes Pesona Rejo Jata, Tegalrejo

Peluncuran program ini juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak yang terlibat, termasuk perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kotabaru. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

LPTQ Kotabaru Siapkan Qari dan Qariah Berprestasi Menuju MTQ Provinsi

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru resmi meluncurkan...

Pemkab Kotabaru Jalani Penilaian Program Peningkatan Kualitas Keluarga

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menerima kunjungan Tim Penilai dan Verifikasi...

Pemkab Kotabaru Peringati Harkitnas dan Proklamasi ALRI Divisi IV

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad...

Kotabaru Perkuat Posyandu Era Baru

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kotabaru, Suci Anisa Rusli,...