RETORIKABANUA.ID, Balangan — Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, meluncurkan inovasi digital bernama E-Lapor BPD, sebagai solusi atas lambannya proses pelaporan dan pengumpulan data kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang selama ini menjadi kendala di wilayah tersebut.
Inovasi ini diinisiasi oleh Nurwahidah, seorang inovator lokal yang melihat pentingnya transformasi digital dalam mendukung tata kelola desa yang lebih cepat, transparan dan efisien.
Selama ini, keterlambatan pelaporan kinerja anggota BPD berdampak langsung pada lambatnya pengambilan keputusan atas kebutuhan mendesak masyarakat. E-Lapor BPD hadir untuk memutus rantai hambatan tersebut melalui sistem pelaporan berbasis online.
“E-Lapor BPD dirancang agar proses pelaporan lebih cepat, efisien, dan aman, sehingga pengambilan keputusan bisa dilakukan secara responsif terhadap situasi di lapangan,” ujar Nurwahidah saat ditemui di Paringin, Senin (16/6).
Ia menegaskan, dalam penerapan sistem digital, aspek keamanan data dan privasi menjadi prioritas utama.
“E-Lapor BPD memastikan perlindungan data pribadi anggota BPD dan informasi penting kinerja desa. Karena kalau sampai terjadi kebocoran, bisa merusak kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
Sistem ini memungkinkan masyarakat desa untuk mengakses laporan kinerja BPD secara real-time, sehingga mendorong terwujudnya keterbukaan informasi dan transparansi pemerintahan desa.
“Warga kini bisa langsung memantau perkembangan kinerja BPD melalui platform ini. Tak ada lagi batasan jarak atau waktu,” imbuh Nurwahidah.
Lebih dari sekadar alat pelaporan, E-Lapor BPD juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Warga bisa ikut serta menilai, memberi masukan, dan berkontribusi dalam perencanaan desa secara aktif.
“Inovasi ini fleksibel dan dapat disesuaikan dengan skala serta kebutuhan desa yang terus berkembang,” tambahnya.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, E-Lapor BPD diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam sistem pemerintahan desa, khususnya dalam hal respons cepat terhadap dinamika sosial, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga kehadiran E-Lapor BPD menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan desa yang transparan, modern, dan berorientasi pada kebutuhan warganya,” pungkas Nurwahidah. (ms)



Leave a comment