RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dalam rangka mengoptimalkan tumbuh kembang anak sejak usia dini dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby bersama Ketua TP PKK Banjarbaru, Riandy Hidayat, turun langsung meninjau pelaksanaan Kelas Ibu Balita. Jumat (4/7) di Posyandu Dahlia Almansyur, Jalan Merbabu, RT 23/RW 05, Kelurahan Kemuning.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarbaru, yang dijalankan melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Puskesmas Banjarbaru Selatan.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Lisa menekankan pentingnya peran ibu dalam masa emas pertumbuhan anak. Ia menyebut Kelas Ibu Balita sebagai sarana edukatif sekaligus ruang partisipatif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pengasuhan, pemberian gizi, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
“Program ini adalah langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya pembinaan tumbuh kembang anak sejak dini, serta pemberdayaan ibu sebagai pilar keluarga sehat,” ujarnya.
Wali Kota Lisa juga mendorong agar pelaksanaan Kelas Ibu Balita dilakukan dua kali dalam sebulan, guna memperluas cakupan layanan dan selaras dengan program pembangunan nasional, termasuk pemberian layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Banjarbaru.
“Ini bagian dari upaya kita memberikan layanan kesehatan yang merata, serta menyukseskan agenda nasional dalam pembangunan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut mengapresiasi para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang telah berkontribusi aktif dalam pendampingan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa bisa diperluas ke seluruh kelurahan di Banjarbaru.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Juhai Triyanti Agustina, menjelaskan bahwa Kelas Ibu Balita merupakan salah satu strategi efektif untuk menurunkan angka stunting dan membangun kesadaran ibu terhadap pentingnya kesehatan anak.
“Kami ingin para ibu memiliki pemahaman yang baik soal gizi, imunisasi, serta stimulasi perkembangan anak. Selain itu, kelas ini juga mendorong ibu untuk aktif berdiskusi, bertanya dan berbagi pengalaman dalam pengasuhan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi seputar gizi seimbang, stimulasi tumbuh kembang, imunisasi, serta praktik langsung pengukuran tinggi dan berat badan anak.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen menciptakan generasi sehat dan cerdas dengan melibatkan peran aktif orang tua sejak awal kehidupan anak. Kelas Ibu Balita menjadi bukti nyata bahwa kesehatan keluarga dimulai dari perhatian dan edukasi yang konsisten. (ms)

Leave a comment