BANJARMASINPemko Banjarmasin

Tukar Sampah Jadi Sembako: Kolaborasi Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarmasin Dorong Warga Lebih Peduli Lingkungan

345

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Upaya bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarmasin, dibantu berbagai pihak, mulai menunjukkan hasil positif dalam mengatasi persoalan sampah.

Salah satu terobosannya adalah program penukaran sampah yang telah dipilah menjadi paket sembako. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Eks Gubernur 0 KM Banjarmasin pada Sabtu (3/5) dan disambut antusias oleh warga.

Program ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, serta Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR. Mereka tak hanya datang untuk meresmikan acara, tapi juga memberi pesan tegas tentang kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi kota ini.

“Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Banjarmasin saat ini sudah dipasangi garis polisi oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Tapi hari ini, masyarakat bisa menjual sampah ke Bank Sampah, dananya berasal dari CSR Adaro dan Bank Kalsel. Ini langkah luar biasa. Kalau terus berlanjut, volume sampah bisa berkurang signifikan,” ujar Gubernur Muhidin dalam sambutannya.

Dari laporan yang diterimanya, jumlah sampah di Banjarmasin yang sebelumnya mencapai 600 ton per hari kini telah turun menjadi kurang dari 300 ton. Ia berharap angka ini bisa ditekan lebih jauh, bahkan hingga di bawah 200 ton per hari, dengan syarat masyarakat terus memilah sampah sejak dari rumah.

“Kalau rumah tangga mulai memilah sampah dan menjualnya ke Bank Sampah, maka yang masih layak bisa dimanfaatkan. Sisanya baru dibuang ke TPA,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan langkah nyata lainnya, yaitu peminjaman alat berat dari provinsi ke Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk membuka lahan TPA baru di Marabahan. Ia menyarankan agar Pemkot Banjarmasin mengkaji rute distribusi sampah ke lokasi tersebut agar lebih efisien.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia mengakui bahwa peran perusahaan melalui dana CSR sangat penting dalam membantu penyelesaian masalah sampah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur dan semua perusahaan yang sudah berkontribusi,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan, dengan melibatkan lebih banyak perusahaan untuk mendukung edukasi dan sosialisasi mengenai pemilahan sampah.

“Kesadaran masyarakat memang masih rendah, jadi edukasi harus terus dilakukan. Ke depan, bukan hanya dipilah, tapi juga perlu ada sistem pengolahan agar sampah bisa menjadi produk yang punya nilai tambah,” tutupnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Lindungi Anak di Dunia Digital, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin,...

Serapan Anggaran Rendah, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Percepatan Program

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program...

Pemkot Banjarmasin Pantau Harga Bapokting, Inflasi Jadi Sorotan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan...

Pasar Ujung Murung Memprihatinkan, Wali Kota Buka Peluang Kerja Sama Revitalisasi

RETORIKABANUA.ID, Banarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, meninjau langsung kondisi Pasar...