BANJARMASINKALSELPEMERINTAHAN

Rakornas Ke-15 Komisi Informasi Se-Indonesia Dibuka ! Menyongsong Keterbukaan Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045

304

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan mengapresiasi atas kepercayaan Komisi Informasi Pusat untuk melaksanakan Rakornas ke-15 KI se Indonesia di Kalimantan Selatan.

Rakornas ke-15 Komisi Informasi se Indonesia kali ini membawa tema “keterbukaan Informasi Publik Dalam Penyelenggaraan Negara Menuju Indonesia Emas 2045” digelar di satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (10/6).

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Andiyudha mengungkapkan bahwa pemerintahan terbuka merupakan solusi menghadapi tantangan demografi dan digitalisasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Prinsip kita di Komisi Informasi yang dilandasi oleh UU Nomor 14 Tahun 2008 yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi yaitu bagaimana kita membuka akses secara mudah dan luas lalu kemudian melakukan akuntabilitas, pertanggungjawaban, sekaligus juga partisipasi melibatkan warga di setiap provinsi ataupun level nasional untuk berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, saat ini kondisi pemerintahan di Indonesia sudah mulai mengarah pada sistem pemerintahan terbuka. Hal ini bisa dilihat dari hasil Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang diterbitkan oleh Komisi Informasi Pusat, dimana Indonesia telah membuat kemajuan yang signifikan dalam memperkuat keterbukaan informasi dengan skor nasional IKIP tahun 2021 – 2023 berada dalam kondisi sedang.

“Hasil IKIP ini memperlihatkan adanya peningkatan dalam pemberian akses informasi publik kepada masyarakat, meskipun tantangan tetap ada, terutama dalam hal implementasi dan penegakan regulasi,” ungkapnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Rakornas ini dan sejalan dengan keinginan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik di Kalsel.

“Pelaksanan Rakonas KI ini juga sebagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keseriusan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah,” tuturnya.

Muslim berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan indeks keterbukaan informasi publik, dan peningkatan ekonomi pariwisata masyarakat di Kalsel.

“Dengan adanya Rakernas ini UMKM dan sektor pariwisata kita bergerak semua, semoga peserta Rakornas dari 38 provinsi di Indonesia betah berkunjung ke Kalsel,” tukasnya.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin Dorong Percepatan Pemerataan Dokter Puskesmas di Kalsel, Kotabaru Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Ketersediaan dokter di Puskesmas menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV...

Banjarmasin Raih Dua Terbaik I, Bawa Pulang Rp. 2 Miliar dan 300 Bedah Rumah

RETORIKABANUA.ID, Balikapapan – Pemerintah Kota Banjarmasin meraih dua penghargaan Terbaik I dalam...

Evaluasi APBD Kalsel 2025: Belanja Terserap 82,76 Persen, SILPA Tembus Rp2,97 Triliun

BANJARBARU – Realisasi belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun Anggaran 2025 tercatat...

Gubernur Pemprov Kalsel Cek Karhutla Pengayuan, Suhu Bara Gambut Turun 90 Deraja

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin meninjau langsung penanganan kebakaran...