BALANGAN-Menghadapi kerawanan bencana, utamanya di musim penghujan, Pemkab Balangan menggelar apel gabungan siaga darurat penanganan bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem akibat peralihan musim kemarau ke musim hujan, Selasa (2/11).
Apel ini diikuti personel gabungan dari TNI, PolriI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, PMI, Tagana serta para relawan.
Bupati Balangan Abdul Hadi bersama jajaran Forkopimda turut melihat langsung kesiapan para personel dan peralatan yang akan digunakan dalam menghadapi kemungkinan bencana yang dapat terjadi.
Abdul Hadi memberikan apresiasi kepada petugas dan relawan siaga bencana yang tetap penuh dedikasi, baik disaat tenang maupun dalam situasi genting.
Ia meminta kepada seluruh tim agar selalu siaga, karena datangnya musim hujan ini bersamaan dengan fenomena La Nina yang terjadi pada bulan November – Januari. Sehingga dampaknya pun akan meluas pada Januari – Februari tahun 2022.
“Berdasarkan info dari BMKG, Balangan sudah memasuki musim penghujan dan diperkirakan puncaknya terjadi pada bulan Januari – Februari. Dan ini dilakukan untuk mengecek kesiapsiagaan kita dalam menghadapi masa peralihan, sehingga bisa meminimalisir terjadinya bencana tersebut,” katanya.
Abdul Hadi menyampaikan agar tim dapat menginformasikan kerawanan bencana hingga ke tingkat desa/kelurahan, serta mengedukasi masyarakat untuk selalu siap siaga terhadap bencana.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Balangan H Rahmi menyampaikan, kesiapan pihaknya dalam menghadapi bencana yaitu sudah dilaksanakannya rakor dan pendataan kesiapsiagaan logistik, sarana dan prasarana serta personel yang ada di wilayah kecamatan masing-masing. (mc balangan/syl)

Leave a comment