TANAH BUMBU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2023 , Senin (31/10).
Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD H Supiansyah, didampingi kedua wakilnya, Said Ismail Khollil Alydrus dan Agoes Rakhmady. Serta dihadiri Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar. beserta Sekretaris Daerah H Ambo Sakka.
Pada paripurna ini, pimpinan rapat meminta kepada semua fraksi agar menyampaikan pendapat akhir melalui juru bicara masing-masing .
Namun, di sela rapat, H Boby Rahman, salah satu anggota Fraksi Gerindra menyampaikan usulan kepada pimpinan agar pelaksanaan paripurna pengambilan keputusan ditunda. Jika tidak, maka fraksinya akan meninggalkan ruang sidang atau melakukan walkout .
Ia menyampaikan alasan mengapa fraksinya ingin meninggalkan ruangan. Karena tidak terakomodirnya permohonan yang meminta penjelasan terperinci kenaikan anggaran RAPBD 2023.
Dalam hal ini, fraksi Gerindra hanya meminta agar paripurna ini ditunda sebelum mendapat penjelasan terkait dana tersebut.
Dengan berbagai macam pertimbangan dan alasan yang sudah dibicarakan di forum tersebut, maka ada 4 fraksi yang meminta agar pelaksanaan paripurna ini dilanjutkan. Akhirnya pimpinan rapat mengambil keputusan bahwa rapat ini tetap dilanjutkan.
Hanya ada 4 fraksi yang menyampaikan pendapat akhir, yaitu PDI-Perjuangan disampaikan I Wayan Sudarma, Golkar oleh Harmanudin, PKB oleh HM Haris Fadilah dan terakhir disampaikan Fawahisa Mahabatan dari PAN-Demokrat.
Semua fraksi menerima dan menyetujui RAPBD tahun anggaran 2023 untuk ditetapkan menjadi Perda dan meminta agar semua catatan, usul dan saran, serta harapan agar diformulasikan pimpinan dewan sebagai kesepakatan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. (*)

Leave a comment