BANJARMASINKALSEL

Pandemi Covid-19, Bisnis Sasirangan Terimbas

488

BANJARMASIN – Suasana sepi terlihat di beberapa titik di Kota Banjarmasin. Sebagian lagi sudah tutup, tak terkecuali Kampung Sasirangan di Jalan Seberang Masjid. Biasanya, tempat penjualan dan pengolahan kain khas Banjar ini selalu ramai. Wisatawan membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke daerah masing-masing.

Hilir mudik wisatawan lokal maupun luar daerah yang biasa ramai, kini juga sepi. Para pemilik toko sasirangan mengeluhkan omzet penjualan dan pengolahan kain, serta pemesanan bahan baku yang menurun drastis. Mereka terpaksa merumahkan beberapa karyawan produksi.

Masmita Indah Sari, pemilik toko Ketuju Sasirangan menjelaskan, pemasukan sebulan omzet penjualan biasa mencapai Rp 10 hingga Rp 50 juta. Sedangkansekarang, Rp 1 juta juga pun tak sampai, selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Untuk pembeli kebanyakan dari wisatawan lokal, instansi pemerintahan, dan lembaga pendidikan. “Cukuplah untuk kebutuhan sehari-hari, tapi untuk produksi masih belum,” ujarnya.

Sangat banyak dan beragam produk yang ditawarkan ibu Mita. Tidak hanya kain, kerudung, mukena, hingga pakai jadi sasirangan tersedia.

Untunglah, sepinya kedatangan pembeli masih ditutupi sistem penjualan online. “Ini yang membuat kami bertahan,” ucapnya. (uta)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Tata Kabel Telekomunikasi, Tiang Bersama Mulai Dipasang

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat penataan utilitas telekomunikasi untuk...

Ketua PAC PDI Perjuangan Angsana Soroti Debu Hitam, Minta Pemerintah dan Perusahaan Segera Bertindak

TANAH BUMBU – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Angsana, Pitoyo, meminta pemerintah...

67 SPBU Disanksi, Bang Dhin: Jangan Berhenti di Hukuman, Benahi Distribusi BBM

BANJARMASIN – Sanksi yang diberikan Pertamina terhadap 67 SPBU di Kalimantan Selatan...

Banggar DPRD Kalsel Desak Percepatan Belanja APBD, Bang Dhin: Keterlambatan Berpotensi Hambat Pembangunan Kalsel

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...