RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama jajaran aparatur pemerintah daerah di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru, Selasa (1/9).
Kegiatan tersebut diikuti karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Kotabaru. Hadir pula Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala SKPD.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Pribadi yang Beriman dan Berakhlak Mulia.” Tausiah disampaikan Ustaz H. Ali Furqon.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis mengungkapkan rasa syukur karena jajaran Pemkab Kotabaru dapat bersama-sama memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki esensi yang sangat penting sebagai wujud ungkapan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW serta sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,” ujar Syairi.
Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya diwujudkan dengan menerapkan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan, termasuk saat menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz H. Ali Furqon mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW. Menurutnya, sifat jujur, amanah, disiplin, sabar dan bertanggung jawab sangat relevan diterapkan oleh aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena ini tentang cinta kepada Nabi kita, cinta kepada Baginda Rasulullah SAW. Nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi pengingat dan pedoman bagi kita masing-masing dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Kotabaru berharap nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia semakin tumbuh di lingkungan pemerintahan.
Semangat keteladanan Rasulullah SAW juga diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas, pengabdian, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung khidmat hingga selesai. Selain tausiah keagamaan, acara juga diisi dengan pembacaan Maulid Habsyi. (mc)
