RETORIKABANUA.ID, Balangan – Dinas Sosial Kabupaten Balangan meluncurkan inovasi digital bernama OK DEAL (One Klik Data Kesejahteraan Sosial) sebagai upaya memperkuat digitalisasi data kesejahteraan sosial di daerah tersebut. Platform ini telah terintegrasi dengan portal satu data Kabupaten Balangan, Daku Keren (Data Kabupaten Unggul Keren).
Inovasi ini diperkenalkan langsung oleh Agus Hariyanto selaku Pemangku Inovator, mewakili Kepala Dinas Sosial Balangan, Ribowo, Selasa (6/5) di Paringin.
“Gagasan ini hadir untuk menyediakan informasi akurat dan terintegrasi bagi berbagai pihak dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, baik oleh pemerintah pusat, daerah, maupun unsur masyarakat. Tentunya, tetap dengan menjaga kerahasiaan data yang bersifat sensitif,” jelas Agus.
OK DEAL bertujuan menyediakan data terpadu kesejahteraan sosial di Kabupaten Balangan. Data yang dihimpun mencakup berbagai sektor, di antaranya:
Data Lembaga Kesejahteraan Sosial
Data Veteran dan Janda Veteran
Data Pengumpulan Uang dan Barang (PUB)
Data Komunitas Adat Terpencil
Data Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan
Data Karang Taruna
Data Pekerja Sosial Masyarakat
“Selain menyimpan data, OK DEAL juga berfungsi sebagai alat untuk memfilter dan memetakan kebutuhan layanan sosial masyarakat di setiap wilayah,” tambahnya.
Platform ini juga memuat hasil asesmen terkait kesejahteraan masyarakat di Balangan, yang akan menjadi dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan program-program kesejahteraan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.
“Dengan data yang terintegrasi, program sosial bisa lebih tepat sasaran, berdampak langsung, dan meningkatkan efektivitas kerja pemerintah,” ujar Agus.
OK DEAL juga dirancang agar bermanfaat bagi perusahaan atau lembaga non-pemerintah yang ingin melaksanakan tanggung jawab sosial (CSR), sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.
Agus menambahkan, data dan informasi dalam OK DEAL bisa dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program CSR, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih aktif terlibat dalam pelaksanaan maupun pengawasan program sosial.
“Platform ini tidak hanya bermanfaat bagi lembaga, tapi juga bisa memotivasi masyarakat penerima manfaat untuk bangkit dan berdaya, baik secara individu, keluarga, maupun kelompok,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment