HULU SUNGAI TENGAHKALSEL

Musim Hujan, Pengunjung Wisata Air di HST Berkurang

484

retorikabanua.id,BARABAI- Memasuki musim penghujan, destinasi wisata air di Hulu Sungai Tengah jadi perhatian khusus bagi para pengelola tempat wisata. Seperti di Riam Bajandik, selama dua bulan terakhir pihak pengelola memberlakukan sistem buka tutup.

“Kalau debit air naik dan arusnya deras, wisatawan tidak boleh turun ke sungai. Hanya boleh melihat dari tebing saja. Kalau airnya sangat tinggi, ya kami terpaksa menutup sementara objek wisata,” kata Amat, pengelola Riam Bajandik, Rabu (1/12).

Amat menambahkan, selama musim hujan jumlah wisatawan yang berkunjung juga berkurang. Jika biasanya pengunjung sehari lebih 100 orang, sekarang tidak menentu.

“Maklum saja. Kalau air kiriman dari gunung turun pasti wisata air di sini tidak bisa dinikmati, jadi lebih baik kami tutup demi keselamatan pengunjung. Kalau ada kejadian yang tidak diinginkan, tetap pengelola yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

Amat menjelaskan, fasilitas di objek wisata juga tak dapat digunakan selama arus air deras. Selama dua bulan terakhir ini hanya perahu lanting bermotor yang masih bisa beroperasi membawa pengunjung menyusuri sungai. Wisatawan tak diperbolehkan lagi menyusuri sungai menggunakan ban besar yang biasanya digunakan.

“Wisatawan yang naik lanting juga tidak banyak. Tapi Alhamdulillah selama hujan tidak turun ada saja pengunjung yang datang,” ucapnya.

Sekarang ini, lanjut Amat, ia dan pengelola lain Riam Bajandik lebih meningkatkan kewaspadaan. Mengingat awal November lalu sempat terjadi banjir bandang. Akibatnya tiga warung di tebing sungai rusak dan enam lanting hanyut.

“Tapi kejadian itu tidak terjadi setiap tahun. Kurang lebih enam tahun lalu sempat terjadi juga,” tuturnya.

Amat menyebut, jika pendapatan perhari jauh berkurang dari hari biasanya. Namun ia tak merincikan berapa biasanya penghasilan yang didapat.

Untuk diketahui, satu orang pengunjung Riam Bajandik harus membayar Rp 3.000. Sedangkan untuk menikmati fasilitas seperti lanting bermotor pengunjung bayar Rp 10.000 per orang. Sementara untuk menyewa ban untuk berenang biayanya Rp 10.000 per orang dan sepuasnya. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Supian HK: UMKM Kuat, Ekonomi Kalsel Makin Kuat

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, menegaskan...

Supian HK Tekankan Kepastian Hukum dalam Proses PAW Anggota DPRD

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, menekankan...

DPRD Kalsel Dukung Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan Banua

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desy Oktavia...

Supian HK Tinjau Pendangkalan Sungai Danau Panggang, Normalisasi Diminta Dipercepat

RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, bersama...