RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Selasa (23/9). Dalam agenda tersebut, Mensos menyempatkan diri bertemu langsung dan berdialog dengan pilar-pilar sosial yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial di daerah.
Pemerintah Provinsi Kalsel menyambut hangat kehadiran Menteri Sosial. Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Sosial.
“Ini bukan hanya kunjungan, tapi juga bentuk penghormatan kepada para pilar sosial yang telah bekerja keras mendampingi masyarakat kita,” ujar Ariadi dalam sambutannya.
Acara yang berlangsung di Banjarbaru itu menjadi ajang diskusi terbuka antara Menteri Sosial dengan para pekerja sosial, pendamping PKH, Tagana, Karang Taruna dan unsur sosial lainnya. Dialog berjalan hangat dan penuh antusiasme.
Ariadi menyebut, momentum ini sangat penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pilar sosial di lapangan.
“Kita bisa berdialog, saling memberi masukan, dan membicarakan penguatan program-program kesejahteraan sosial secara langsung,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mensos Saifullah Yusuf juga menyerahkan bantuan program CSR dari berbagai pihak. Bantuan ini digunakan untuk mendukung sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) serta di Sentra Budi Luhur.
Bantuan tersebut diharapkan bisa memperkuat kualitas pendidikan sosial dan menjadi ruang belajar bagi anak-anak serta kelompok rentan.
Kunjungan ini diyakini membawa semangat baru bagi peningkatan kesejahteraan di Kalimantan Selatan. Arahan dan bimbingan dari Menteri Sosial menjadi bekal penting untuk memperkuat peran pilar sosial dan meningkatkan pelayanan sosial yang lebih inklusif dan merata.
“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat besar bagi masyarakat Banua. Inilah bentuk nyata kolaborasi antara pusat dan daerah untuk membangun kesejahteraan bersama,” tutup Ariadi. (ms)



Leave a comment