BANJARMASINDPRD Tanah BumbuKALSELPEMERINTAHANTANAH BUMBU

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Temui BPJN, Perjuangkan Sejumlah Infrastruktur Strategis

16

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja, konsultasi, dan koordinasi ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang dinilai penting bagi keselamatan, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanah Bumbu.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu sekaligus Koordinator Komisi III, H. Hasanuddin, bersama Ketua Komisi III Andi Asdar Wijaya, Wakil Ketua Komisi III I Wayan Sudarma, serta sejumlah anggota Komisi III.

Turut hadir perwakilan Dinas PUPR, Bappeda, dan Sekretariat DPRD Tanah Bumbu. Rombongan diterima Kepala Seksi BPJN XI Banjarmasin, Farman Ali.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Tanah Bumbu menyampaikan sejumlah usulan prioritas kepada pemerintah pusat, salah satunya pembangunan jembatan kembar di perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Tanah Laut.

H. Hasanuddin mengatakan kondisi jembatan yang ada saat ini dinilai sudah tidak memadai karena berada di jalur menikung dan menurun serta memiliki lebar yang terbatas.

“Karena itu kami mengusulkan pembangunan jembatan kembar agar keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas semakin terjamin,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong pembangunan jembatan penghubung kawasan Pulau Salak menuju UPT Karya Bakti di Kecamatan Kusan Tengah. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung pengembangan kawasan agropolitan pangan di wilayah tersebut.

Komisi III juga meminta perhatian terhadap kondisi Jalan Alternatif Banjarbaru–Tanah Bumbu yang belakangan beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan.

Meski jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi, DPRD berharap BPJN dapat turut bersinergi dalam mendorong percepatan penanganannya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, mengusulkan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gunung Besar dengan Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut dapat membuka akses masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata.

“Kami berharap pemerintah daerah juga mendampingi usulan ini dengan dukungan teknis agar dapat diperjuangkan ke pemerintah pusat,” katanya.

Wakil Ketua Komisi III, I Wayan Sudarma, menambahkan pihaknya juga menanyakan progres pembangunan jalan menuju Desa Sungai Dua Laut yang merupakan program pemerintah pusat.

Selain itu, Komisi III turut meminta informasi mengenai perkembangan pembangunan Jembatan Penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru yang hingga kini masih menjadi harapan masyarakat kedua daerah.

“Kami berharap pembangunan jalan menuju Sungai Dua Laut maupun jembatan penghubung Tanah Bumbu–Kotabaru dapat terus dilanjutkan karena sangat penting bagi konektivitas wilayah,” ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, Komisi III DPRD Tanah Bumbu berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, membuka akses antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

Related Articles

Menuju APBD Perubahan 2026, DPRD dan Pemkab Tanah Bumbu Resmi Sepakati KUA-PPAS

BATULICIN – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu...

DPRD Tanah Bumbu Tagih Solusi PLN atas Pemadaman Listrik, Kompensasi Pelanggan Belum Diputuskan

BATULICIN – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menagih langkah konkret PT PLN (Persero)...

Peringkat 37 Nasional Jadi Alarm Keras, Bang Dhin Desak Evaluasi Total Pelayanan Investasi Kalsel

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, menyoroti rendahnya...