Pemkab TapinTAPIN

Hj. Faridah: Stunting Ancam Masa Depan Generasi, Pencegahannya Tanggung Jawab Bersama

17

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Promosi dan Konseling Keluarga Berencana (KB) Pascapersalinan serta DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang digelar di Kampung Keluarga Berkualitas, Desa Pariok, Kecamatan Candi Laras Utara, Rabu (3/6).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pariok tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin, Hj. Faridah, bersama kader kesehatan, tenaga kesehatan dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Hj. Faridah menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan gizi, melainkan ancaman terhadap kualitas generasi masa depan.

“Masalah stunting bukan hanya isu gizi, tetapi merupakan persoalan masa depan. Karena itu, pencegahannya menjadi tugas bersama, baik keluarga, masyarakat maupun pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi berbagai hambatan, mulai dari gangguan pertumbuhan fisik, masalah kesehatan, hingga terganggunya perkembangan kognitif yang dapat memengaruhi kualitas hidup di masa depan.

Ia menjelaskan, kegiatan promosi dan konseling KB pascapersalinan yang dipadukan dengan program DASHAT merupakan bagian dari upaya memperkuat edukasi keluarga mengenai kesehatan ibu dan anak. Program tersebut juga memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan kehamilan, pengaturan jarak kelahiran, pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan pola asuh yang tepat.

Selain menyediakan makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting, program DASHAT juga mendorong masyarakat memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi dan terjangkau.

“DASHAT bukan sekadar menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap keluarga mampu mengelola pangan lokal secara kreatif, murah dan bernilai gizi tinggi,” katanya.

Hj. Faridah turut menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang selama ini aktif mendukung berbagai program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin.

Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader dan masyarakat.

“Saya mengapresiasi seluruh kader, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Semoga sinergi ini semakin memperkuat upaya kita menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata, khususnya bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan keluarga yang memiliki balita. Selain itu, ia menegaskan program DASHAT harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

“Anak yang sehat dan terbebas dari stunting dimulai dari keluarga yang sehat. Karena itu, DASHAT harus menjadi gerakan berkelanjutan yang benar-benar membawa perubahan bagi keluarga dan anak-anak kita,” tutupnya. (ki)

Related Articles

Pilkades Tapin 2026, Bupati Ajak Calon Kades Jaga Demokrasi Damai

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin menggelar Deklarasi Damai Bakal Calon Kepala...

Wabup Tapin Pastikan Pengamanan Pilkades Serentak Siap Digelar

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Wakil Bupati Tapin, H. Juanda memimpin Apel Gelar Pasukan...

HKN Tapin Jadi Momentum Perkuat Disiplin ASN

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional...

Safari Gemarikan Tapin Dorong Anak Gemar Makan Ikan Cegah Stunting

RETORIKABANUA.ID, Rantau – Upaya meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan di Kabupaten...