BANJARMASINKALSEL

Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Bang Dhin Dorong Pembenahan Kota Sungai

14

BANJARMASIN – Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan sekaligus anggota DPRD Kalsel, H.M. Syaripuddin, mendorong peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin dijadikan momentum untuk membenahi pelayanan publik dan memperkuat identitas kota sungai.

Pernyataan itu disampaikan politikus yang akrab disapa Bang Dhin tersebut bertepatan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, usia lima abad merupakan tonggak penting dalam perjalanan Banjarmasin. Peringatan tersebut tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap pembangunan kota.

“Lima abad merupakan perjalanan sejarah yang panjang. Banjarmasin telah tumbuh menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, kebudayaan, dan pergerakan masyarakat di Kalimantan Selatan,” ujar Bang Dhin.

Ia mengatakan pembangunan Banjarmasin harus tetap berpijak pada karakter kota sungai dan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Banjar. Modernisasi, menurutnya, perlu berjalan tanpa menghilangkan sejarah, kebudayaan, dan kehidupan masyarakat yang sejak lama berkembang di sepanjang sungai.

“Identitas Banjarmasin sebagai kota sungai harus menjadi kekuatan pembangunan, bukan sekadar simbol. Sungai harus dijaga, ditata, dan dihidupkan kembali sebagai ruang ekonomi, transportasi, pariwisata, kebudayaan, serta interaksi sosial masyarakat,” katanya.

Bang Dhin menilai masih terdapat sejumlah persoalan perkotaan yang perlu ditangani secara bersama-sama. Persoalan tersebut meliputi banjir, pengelolaan sampah, sanitasi, penyediaan air bersih, penataan permukiman, kemacetan, dan kualitas pelayanan publik.

Ia meminta kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Perhatian khusus, kata dia, perlu diberikan kepada pedagang pasar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pekerja informal, perempuan, generasi muda, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan.

“Ukuran kemajuan kota bukan hanya banyaknya pembangunan fisik, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan pelayanan yang mudah, lingkungan yang sehat, kesempatan kerja yang luas, serta kehidupan yang aman dan layak,” tegasnya.

Bang Dhin juga mengajak pemerintah, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam pembangunan Banjarmasin.

Menurutnya, tema Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, “Lima Abad Kami Kawa Gawi Sabumi, Banjarmasin Maju Sejahtera”, harus diwujudkan melalui program dan kebijakan yang terukur, bukan berhenti sebagai slogan peringatan.

“Dengan semangat kawa gawi sabumi, mari kita rawat Banjarmasin sebagai rumah bersama—kota yang tidak melupakan sejarahnya, tidak kehilangan budaya sungainya, dan terus bergerak menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutup Bang Dhin.

Related Articles

5 Abad Banjarmasin, Yamin Ajak Warga Teladani Sultan Suriansyah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin diawali dengan ziarah...

Pansus DPRD Kalsel Kaji Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan perbaikan distribusi...

Di Tengah Hari Jadi ke-500, Bang Dhin Soroti Gangguan Air Bersih di Banjarmasin

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan...

BPBD Banjarmasin Bantu Padamkan Karhutla di Banjar dan Batola

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mengerahkan personel...