DPRD Tanah BumbuPEMERINTAHAN

DPRD Tanah Bumbu Bahas RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Naik Rp570,7 Miliar

12

BATULICIN – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu mulai membahas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Salah satu perubahan yang menonjol adalah kenaikan belanja daerah sebesar Rp570,7 miliar menjadi sekitar Rp3,607 triliun.

Pembahasan dimulai melalui rapat paripurna DPRD Tanah Bumbu yang digelar di ruang rapat utama DPRD setempat, Senin (31/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, tidak hadir secara langsung dalam rapat tersebut. Penyampaian nota keuangan diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais.

Dalam nota keuangan yang disampaikan, struktur APBD 2026 mengalami sejumlah penyesuaian pada sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Pendapatan daerah dalam RAPBD Perubahan 2026 diproyeksikan sebesar Rp2.264.393.653.187, turun sekitar Rp38,05 miliar dibandingkan target pendapatan pada APBD murni 2026.

Di sisi lain, belanja daerah justru diusulkan meningkat sebesar Rp570.717.969.828,69, dari sebelumnya sekitar Rp3,036 triliun menjadi Rp3.607.457.844.005,69.

Kenaikan belanja tersebut membuat kebutuhan pembiayaan daerah turut meningkat.

Pemerintah daerah antara lain mengandalkan pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp1.343.064.190.818,69.

Nilai SiLPA itu meningkat sekitar Rp608,77 miliar dibandingkan perkiraan awal yang berada di kisaran Rp734,29 miliar.

Dalam sambutan Bupati Andi Rudi Latif yang dibacakan Eryanto Rais, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Tanah Bumbu atas dimulainya pembahasan perubahan APBD 2026.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan perubahan anggaran diarahkan pada program yang tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga semangat sinergi eksekutif dan legislatif ini terus terjaga untuk kemaslahatan masyarakat luas serta mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan dalam rapat paripurna.

Penyampaian nota keuangan tersebut menjadi tahap awal pembahasan RAPBD Perubahan 2026 di DPRD Tanah Bumbu.

Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD, jawaban pihak eksekutif, pembahasan bersama komisi dan Badan Anggaran DPRD, hingga pengambilan keputusan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam proses tersebut, DPRD akan mencermati perubahan struktur pendapatan, kenaikan belanja, penggunaan SiLPA, serta arah pengalokasian anggaran agar tetap sejalan dengan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat Tanah Bumbu.

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

DPRD Tanah Bumbu Beri Lampu Hijau Perubahan APBD 2026, Tapi Bawa Segudang Catatan

BATULICIN — Enam fraksi di DPRD Kabupaten Tanah Bumbu sepakat melanjutkan pembahasan...

Bang Dhin Soroti Warga Miskin yang Tak Terdata: Jangan Biarkan Hak Mereka Hilang

BANJARMASIN – Persoalan akurasi data masyarakat miskin kembali mendapat perhatian dari Anggota...

Ketua Pansus Sampaikan Data Temuan ke BPK RI sebagai Bahan Audit

JAKARTA — Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalimantan...