RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — DPRD Kalimantan Selatan menyampaikan sebanyak 1.774 usulan pokok-pokok pikiran (pokir) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, dalam kegiatan yang digelar di Auditorium K.H. Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4).
Dalam sambutannya, Supian HK menegaskan bahwa pokok-pokok pikiran DPRD merupakan cerminan kebutuhan nyata masyarakat dan harus menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Ia berharap Musrenbang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat ekonomi daerah.
DPRD Kalsel juga berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat diakomodasi dalam dokumen RKPD, sehingga program pembangunan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain itu, Supian HK mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, khususnya Bappeda, yang telah menyusun perencanaan pembangunan dengan melibatkan berbagai pihak dan menyerap aspirasi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan, termasuk kondisi ekonomi global dan keterbatasan anggaran. Menurutnya, situasi tersebut justru bisa menjadi peluang untuk menghadirkan program yang lebih kreatif dan berdampak luas.
Supian HK juga mengingatkan agar potensi bencana di daerah menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan, sehingga risiko yang mungkin terjadi dapat diminimalkan sejak awal.
Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, anggota DPRD dari berbagai komisi dan fraksi, serta Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini, bersama para pemangku kepentingan lainnya.
Menutup sambutannya, Supian HK mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama demi keberhasilan pembangunan daerah agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas. (ms)


