BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2024, di Hotel Pullman Bandung Jawa Barat, Rabu (24/4).
Dalam Rakornas ini, Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi mengatakan, ada beberapa arahan yang ditekankan bagi seluruh kepala daerah dan kepala BPBD se Indonesia.
Diantaranya adalah memperkuat kerjasama para pihak dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang kebencanaan dengan memperhatikan karakteristik risiko bencana, kearifan lokal dan ketersediaan sumber daya dalam rangka mendorong industrialisasi teknologi di bidang kebencanaan.
“Kemudian meningkatkan kualitas dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan Bencana melalui inisiatif kolaborasi dan kemitraan berdasarkan Rencana Aksi Pemenuhan SPM,” ujarnya dalam rilis, Sabtu (27/4).
Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat juga mendorong BPBD provinsi/kabupaten/kota bekerja sama dengan Bappeda untuk melakukan sinkronisasi program dan anggaran penanggulangan bencana di daerah agar selaras dengan perencanaan di pusat (BNPB).
Lalu melakukan penguatan kapasitas personil, sumber daya dan kelembagaan melalui transformasi tata kelola, peningkatan kompetensi, pendidikan dan pelatihan serta pembangunan sarana prasarana, secara bertahap, berjenjang dan berlanjut.
Terakhir memperkuat tata kelola kedaruratan dan logistik berbasis teknologi informasi.
“Serta mempercepat implementasi berbagai inisiatif strategi pembiayaan alternatif untuk pra darurat dan pasca bencana dengan memperhatikan kapasitas fiskal,” tambahnya. (mcbalangan)

Leave a comment