NASIONALOLAHRAGA

Dua Perunggu Kalsel dari Angkat Berat dan Menembak

535

PAPUA-Atlet angkat besi Kalsel, Riska Nur Amanda menempati peringkat ketiga pada cabang angkat besi PON XX Papua, Rabu (6/10) siang. Secara otomatis ia berhak meraih medali perunggu di kelas 49 kilogram puteri, saat bertanding di auditorium Uncen.


Riska hanya terpaut tiga kilogram angkatan dari peraih medali perak, Siti Nafisatul dan 12 kilogram dari peraih medali emas, Windi Cantika.
Pada angkatan snatch, Riska berhasil menyelesaikan angkatan tertinggi 78 kilogram, sedangkan Windi Cantika menyelesaikan 97 kilogram, dan Siti Nafisatul menyelesaikan 77 kilogram.


Di angkatan clean and jerk, Riska Nur Amanda sukses membukukan angkatan 91 kilogram, pesaingnya Siti Nafisatul membukukan 97 kilogram, sedangkan Windi Cantika peraih emas membukukan angkatan 103 kilogram.


Keberhasilan ini disambut haru Riska. Ia menyebut tak menyangka bisa menyumbang medali untuk banua. “Gak nyangka sih, sebelumnya gak nargetin apa apa” ucapnya


Sementara itu, pelatih angkat besi Kalsel Mujiyanto juga mengucap syukur atas medali yang diperoleh. Perolehan ini ia nilai membuktikan bahwa tanpa ada perhatian khusus dari Koni dan Dispora, mereka bisa meraih prestasi.


“Alhamdulillah lega, terima kasih atas dukungannya. Cuma kami hanya bisa menyumbang medali perunggu, kami gak ditargetin, gak dapat uang saku, alhamdulillah kami bisa membuktikan,” akui Muji.


Riska menjadi satu-satunya atlet angkat besi Kalsel yang berlaga di-multieven empat tahunan terbesar Indonesia.
Sementara itu, prestasi yang sama juga diraih sniper banua Davin Rosyid Wibowo yang turun di nomor 10 meter Air Rifle Putra.


Ia menjadi peraih medali pertama untuk cabor menembak yang menjadi unggulan Kalsel, dengan mendapat perunggu.


Bertanding di venue menembak indoor kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura pada Rabu (6/10), Davin mencatatkan 221,6 poin.
Atlet Kalsel, Davin Rosyid Wibowo mengaku bahagia bisa memberikan medali pertama untuk cabang olahraga (cabor) menembak.

“Alhamdulillah, terima kasih atas doa orangtua, pelatih dan rekan-rekan sehingga saya bisa menyumbangkan medali untuk kontingen Kalsel,” ujarnya. (nn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Analis Kebijakan Balangan Raih Juara I Nasional INAKI Award 2026

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Balangan di tingkat nasional. Didik Haryanto, Analis Kebijakan Ahli...

KNPI, HIPMI, ORADO, KONI, dan Pemkab Tanah Bumbu Bersatu Sukseskan Domino Championship se-Kalimantan Selatan

BATULICIN – Turnamen Olahraga Domino Championship se-Kalimantan Selatan akan digelar pada 14–16...

ORADO Tanah Bumbu Resmi Serahkan SK ke KONI, Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi

SIMPANG EMPAT – Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu secara...

Gubernur Kalsel Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, berbaur bersama ribuan masyarakat...