Pemkab TapinTAPIN

Tapin Art Fest Ditutup, Bupati Tapin Dorong Tapin Jadi Destinasi Seni Nasional

8

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Enam hari perayaan seni, budaya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Tapin resmi berakhir. Bupati Tapin, H. Yamani menutup Tapin Art Fest 2026 di Ruang Terbuka Publik, Rabu (5/8) malam.

Festival yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tersebut tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni dan budaya. Pemerintah Kabupaten Tapin menilai ajang ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.

Di hadapan Forkopimda, pelaku seni dan budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat yang hadir, H. Yamani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Tapin Art Fest 2026.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, panitia, para seniman, budayawan, pelaku UMKM, sponsor, aparat keamanan, media, hingga seluruh masyarakat yang telah mendukung Tapin Art Fest 2026 berjalan aman, tertib dan sukses,” ujarnya.

Menurut H. Yamani, masuknya Tapin Art Fest dalam Karisma Event Nusantara bukan sekadar pencapaian, tetapi juga tanggung jawab yang harus dijaga bersama.

Status tersebut menunjukkan bahwa Tapin memiliki potensi untuk mengembangkan pariwisata berbasis seni dan budaya. Karena itu, kualitas penyelenggaraan festival perlu terus ditingkatkan agar semakin menarik dan mampu bersaing.

“Kita harus memperkuat kolaborasi serta menghadirkan festival yang semakin inovatif, inklusif, dan berdaya saing,” katanya.

H. Yamani berharap semangat berkesenian dan berkreativitas yang muncul selama festival tidak berhenti setelah acara berakhir. Ia mendorong generasi muda untuk terus melestarikan budaya sekaligus menghasilkan karya kreatif yang dapat membawa nama Tapin ke tingkat nasional hingga internasional.

Ketua Pelaksana Tapin Art Fest 2026, Dwi Ajeng Salma, mengatakan festival tahun ini berlangsung selama enam hari dan melibatkan ratusan pelaku seni serta ekonomi kreatif.

Rangkaian kegiatan diawali Festival Instalasi Seni yang diikuti empat peserta dan sekitar 20 pengrajin. Acara kemudian dilanjutkan dengan Parade Tari Kalimantan selama dua hari yang melibatkan 14 grup dengan sekitar 140 penari.

Panggung apresiasi juga menghadirkan 20 penampil dari berbagai komunitas seni. Selain itu, festival menampilkan pertunjukan seni tradisi dan budaya serta Fashion Karnaval yang melibatkan 23 model dan 23 desainer dari Kalimantan Selatan.

Bazar UMKM dan berbagai hiburan masyarakat turut digelar sepanjang festival. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari pengunjung.

“Tapin Art Fest menjadi ruang kolaborasi seni, budaya, kreativitas dan ekonomi kreatif. Meski kami menyadari masih ada kekurangan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan lancar berkat dukungan semua pihak,” ujar Dwi Ajeng.

Tapin Art Fest juga menjadi ruang pertemuan bagi pelaku seni, komunitas kreatif, pelaku usaha dan masyarakat. Kehadiran bazar UMKM serta meningkatnya aktivitas masyarakat selama festival menunjukkan bahwa kegiatan seni dan budaya dapat memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

Karena itu, Tapin Art Fest diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi terus berkembang sebagai ruang bagi lahirnya karya kreatif, penguatan identitas budaya, sekaligus destinasi wisata seni dan budaya di Kabupaten Tapin.

Menutup sambutannya, H. Yamani mengajak seluruh masyarakat mempertahankan semangat kolaborasi yang telah terbangun selama festival.

Ia optimistis Tapin Art Fest dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon budaya Kalimantan Selatan.

“Semoga Tapin Art Fest menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan Kabupaten Tapin di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi daerah kita sebagai destinasi wisata budaya yang membanggakan,” pungkasnya. (ki)

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Desa Cempaka Wakili Tapin di Penilaian PHBS Tingkat Provinsi

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Desa Cempaka, Kecamatan Tapin Selatan, mewakili Kabupaten Tapin dalam...

Bupati Tapin : Sanitasi Fondasi SDM Sehat

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bupati Tapin, H. Yamani memberikan dukungan kepada Desa A...

PIJAR Jadi Wadah Berbagi Inovasi PAUD Tapin

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Faridah meminta penerapan aplikasi PIJAR...

Bunda PAUD Tapin Diminta Kawal Anggaran Pendidikan Anak

RETORIKABANUA.ID, Rantau — Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa diminta...