KALSELPemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Pastikan Penanganan Korban KM Virgo 08 Jadi Prioritas

10

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa KM Virgo 08 dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin di perairan Jawa, Minggu dini hari (13/9).

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh masyarakat Banua, H. Muhidin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ia juga memastikan pemerintah memberikan dukungan kepada keluarga penumpang dan awak kapal yang terdampak musibah tersebut.

“Pertama-tama, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan,” ujar H. Muhidin.

Selain itu, Gubernur mendoakan seluruh penumpang dan awak kapal yang masih dalam proses pencarian agar segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Menurutnya, saat ini seluruh perhatian harus diarahkan pada upaya pencarian, pertolongan dan penyelamatan para korban.

H. Muhidin telah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan penuh terhadap operasi pencarian dan penyelamatan yang dipimpin Basarnas bersama seluruh unsur terkait.

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya TNI, Polri, KSOP, pemerintah daerah, serta unsur lainnya yang terlibat dalam penanganan musibah.

“Saat ini, prioritas kita adalah pencarian, pertolongan dan penyelamatan seluruh korban. Saya telah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada operasi SAR bersama seluruh unsur yang terlibat,” katanya.

Selain mendukung operasi SAR, Gubernur H. Muhidin meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan, terutama rumah sakit rujukan di Banjarmasin dan sekitarnya, meningkatkan kesiapsiagaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan korban yang berhasil dievakuasi dapat segera memperoleh pelayanan medis dan penanganan kedaruratan.

Ia meminta tenaga medis, Instalasi Gawat Darurat (IGD), tempat tidur, ambulans, obat-obatan, persediaan darah, hingga sistem rujukan dipastikan siap digunakan.

H. Muhidin menegaskan, dalam kondisi darurat, korban tidak boleh terlambat mendapatkan pertolongan hanya karena persoalan administrasi.

“Jangan sampai ada korban yang terlambat mendapatkan pertolongan karena persoalan administratif. Dalam keadaan darurat, keselamatan manusia adalah yang utama,” tegasnya.

Perhatian juga diberikan kepada keluarga penumpang dan awak kapal. Gubernur meminta agar keluarga mendapatkan informasi yang jelas, cepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata H. Muhidin, akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan selama proses penanganan musibah.

“Kami ingin memastikan keluarga korban mendapatkan informasi yang jelas dan bertanggung jawab. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi dengan seluruh pihak,” ujarnya.

H. Muhidin juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun kabar mengenai korban yang belum terverifikasi kebenarannya.

Menurutnya, masyarakat perlu menghormati para korban dan keluarga yang sedang menghadapi situasi sulit.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung tim pencarian dan penyelamatan dengan menjaga ketenangan serta tidak memperkeruh keadaan melalui informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Saat ini yang paling dibutuhkan adalah doa, ketenangan dan dukungan kepada tim yang sedang bekerja di lapangan,” katanya.

Gubernur juga meminta seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai penyebab musibah dan menyerahkan proses investigasi kepada pihak berwenang berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

Setelah proses pencarian dan penyelamatan selesai, H. Muhidin menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut.

Menurutnya, keselamatan transportasi laut bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut keselamatan dan nyawa manusia.

Karena itu, seluruh kapal yang membawa masyarakat menuju maupun dari Kalimantan Selatan harus dipastikan memenuhi standar keselamatan dan kelaiklautan serta menjalankan seluruh prosedur keselamatan dengan benar.

“Setiap penumpang bukan sekadar angka dalam manifest. Di belakang setiap nama ada keluarga yang menunggu. Ada orang tua, anak, suami, istri, saudara, dan orang-orang yang mencintainya,” tutur H. Muhidin.

Ia pun meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk terus hadir, bergerak, dan bekerja bersama seluruh unsur terkait hingga penanganan musibah KM Virgo 08 selesai.

Kepada keluarga korban, Gubernur kembali menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat Kalimantan Selatan turut bersama mereka dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kami bersama Bapak dan Ibu. Pemerintah hadir. Tim SAR sedang bekerja. Dan kita akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan dan menyelamatkan seluruh saudara kita,” pungkasnya.

H. Muhidin juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan para korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang menunggu kabar dari orang-orang tercinta.

“Semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada seluruh korban, melindungi tim SAR yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh keluarga yang terdampak musibah tenggelamnya KM Virgo 08 di perairan Jawa,” doanya.

Hingga pukul 12.00 WITA, Minggu (13/9/2026), sebanyak 103 orang telah dievakuasi dari KM Virgo 08. Dari jumlah tersebut, 102 orang dilaporkan selamat dan satu orang meninggal dunia.

Data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan di lapangan.

Sebelumnya, KM Virgo 08 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan total 243 orang di atas kapal. Kapal dilaporkan mengalami kondisi darurat setelah menghadapi cuaca buruk dan kehilangan komunikasi. (ap)

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Alpiya Dukung Road Safety Week di Kalsel

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alpiya Rakhman, menghadiri...

Bang Dhin: Pewarisan Budaya Banua Harus Dimulai dari Keluarga dan Sekolah

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Bang Dhin, mendorong...

Wagub Kalsel Turun Langsung Padamkan Karhutla

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman turun langsung membantu...

Bang Dhin Dorong Pemerataan Fasilitas dan Guru di SMAN 1 Mantewe

TANAH BUMBU – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin...