RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Suasana penuh warna, semangat dan keceriaan menyelimuti pembukaan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) HSU di Gedung H Abdul Wahid HK, Sabtu (23/5).
Kegiatan diawali dengan defile peserta dan pendamping dari seluruh kecamatan di Kabupaten HSU. Suasana semakin meriah sekaligus khidmat saat acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penampilan dai cilik yang memukau para tamu undangan melalui dakwah yang lugas, cerdas dan penuh makna.

Tidak hanya itu, penampilan grup nasyid dengan lagu-lagu bernuansa Islami turut menambah semarak acara. Lagu-lagu yang dibawakan menghadirkan pesan kebaikan serta membangkitkan semangat keimanan para hadirin.
Ketua pelaksana kegiatan, Al Alabi, mengatakan FASI 2026 dilaksanakan berdasarkan program kerja BKPRMI dan hasil rapat kerja tahun 2026.
“Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara melalui Bagian Kesra Setda HSU. Karena itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Ketua BKPRMI HSU, Jumarto, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, FASI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan anak-anak menuju generasi emas dan generasi Qurani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Ia pun berpesan kepada para santri agar terus membaca dan mempelajari Al-Qur’an, serta selalu menghormati orang tua, guru dan para ustaz maupun ustazah.
Sementara itu, Bupati HSU melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda HSU, Khirussalim, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia mengatakan FASI merupakan wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius, berakhlak mulia, kreatif, dan berkarakter kuat sebagai bekal membangun masa depan yang lebih baik.
“Perkembangan teknologi dan arus informasi membawa dampak positif sekaligus tantangan bagi anak-anak kita. Karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat melalui kegiatan seperti ini,” katanya saat membuka kegiatan.
Menurutnya, melalui FASI diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mencintai Al-Qur’an, menghormati orang tua dan guru, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kalian belajar berani tampil dan menambah pengalaman,” pesannya.
Khirussalim turut mengucapkan terima kasih kepada para ustaz, ustazah dan orang tua yang telah berperan dalam mendidik anak-anak menjadi generasi penerus bangsa.
Pemerintah Kabupaten HSU, lanjutnya, berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan karakter, dan pembangunan generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang unggul dan religius.
FASI Kabupaten HSU 2026 berlangsung selama dua hari, dari 23 hingga 24 Mei 2026, dengan berbagai cabang perlombaan dan keterampilan keagamaan. Para juara nantinya akan mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara di tingkat provinsi hingga nasional.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi nasyid Islami, menggambar, mewarnai, peragaan salat, ceramah agama Islam, kaligrafi, tilawah Al-Qur’an, tartil Al-Qur’an, tahfiz Juz Amma, hingga lomba azan dan iqamah.
Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Gedung H Abdul Wahid HK, Masjid Agung At-Taqwa Amuntai, dan Ruang Rapat Kejar Membangun Setda HSU. (MCHSU/mid)

