RETORIKABANUA.ID, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merevitalisasi PT Asabaru Daya Cipta Lestari. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menata kembali peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aeris Hotel Banjarbaru pada Kamis (30/4).
Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, mengatakan FGD ini menjadi momentum penting untuk membenahi BUMD secara menyeluruh. Pembenahan dilakukan mulai dari manajemen, tata kelola, hingga penentuan arah bisnis ke depan.
Ia menegaskan, BUMD harus kembali menjadi alat strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah.
Menurut Fakhriyanto, perjalanan PT Asabaru Daya Cipta Lestari sebelumnya menghadapi berbagai tantangan, termasuk persoalan hukum yang melibatkan direksi terdahulu. Hal ini menjadi pelajaran penting untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Ia juga menyoroti besarnya potensi ekonomi Kabupaten Balangan yang perlu dikelola secara maksimal. Sektor karet, UMKM dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar jika dikembangkan secara terintegrasi, termasuk melalui hilirisasi dan pemanfaatan teknologi digital.
Ke depan, BUMD diharapkan mampu menjadi penghubung berbagai potensi tersebut agar menjadi kekuatan ekonomi yang saling mendukung.
Pemerintah daerah pun berkomitmen melakukan pembenahan secara menyeluruh. Mulai dari penunjukan manajemen yang kompeten hingga penguatan fungsi pengawasan, agar BUMD dapat berjalan profesional dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui FGD ini, pemerintah berharap lahir rekomendasi yang konkret dan bisa langsung diterapkan. Revitalisasi PT Asabaru Daya Cipta Lestari diharapkan menjadi titik awal kebangkitan BUMD di Kabupaten Balangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (ms)
