RETORIKABANUA.ID, Kotabaru — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pedagang kue Ramadhan, guna membahas lokasi penyelenggaraan Pasar Ramadhan 2025. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kotabaru, Senin (24/2).
RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti, didampingi oleh Ketua Komisi II DPRD, Abu Suwandi, serta dihadiri perwakilan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru.
Dalam rapat tersebut, puluhan pedagang menyampaikan aspirasi mereka agar Pasar Ramadhan tetap diselenggarakan di Halaman Pasar Limbur Raya, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Kami menolak jika Pasar Kue Ramadhan dipindah ke Siring Laut, karena akan berdampak pada penurunan pendapatan kami,” ujar Saniah, salah satu pedagang yang turut hadir.
Para pedagang menilai lokasi Limbur Raya lebih strategis dan telah dikenal masyarakat sebagai sentra Pasar Ramadhan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Suwanti menyampaikan bahwa DPRD memahami keresahan para pedagang dan menyimpulkan bahwa Pasar Wadai akan tetap digelar di Halaman Pasar Limbur Raya.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru tetap akan mengadakan Pasar Wadai di dua lokasi, yaitu Limbur Raya dan Siring Laut. Fasilitas seperti tenda dan meja akan disediakan oleh Disparpora di kedua tempat,” jelas Suwanti.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sony, menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan Pasar Wadai di Limbur Raya, pihaknya hanya mampu menyediakan 10 tenda ukuran 3×3 meter, yang dapat menampung sekitar 20 pedagang.
“Kami upayakan yang terbaik sesuai dengan kemampuan dan anggaran. Namun untuk lokasi Limbur Raya, hanya 10 tenda yang bisa kami sediakan,” ujarnya.
Meski terbatas, pihak Disparpora berkomitmen tetap mendukung pelaksanaan Pasar Ramadhan agar berjalan lancar di kedua lokasi.
RDP ini menjadi forum penting yang mempertemukan suara masyarakat dengan pengambil kebijakan daerah. DPRD menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani aspirasi rakyat, termasuk dalam hal mendukung keberlangsungan ekonomi pedagang kecil selama bulan suci Ramadhan. (ms)



Leave a comment