BANJARMASIN

Sidak Pasar Jelang Ramadan, Pemko Banjarmasin Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Aman!

267

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bekerja sama dengan Forkopimda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan sidak langsung ke beberapa pasar di Kota Banjarmasin, Rabu (26/2). Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil jelang Ramadan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pasar Tradisional Pekauman, Gudang Beras, dan Pasar Modern Lotte Mart ini, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman. Ia mengungkapkan bahwa harga dan pasokan bahan pokok penting (Bapokting) saat ini masih dalam kondisi yang wajar.

“Dari hasil pemantauan, kita melihat harga beras dan minyak goreng masih normal. Misalnya, harga beras Mayang Usang di distributor Rp15.000 per liter, dan di pengecer sekitar Rp18.000 per liter. Sedangkan untuk minyak goreng, selisih harga antara distributor dan pengecer berkisar Rp3.000 hingga Rp4.000, yang masih bisa dikatakan wajar,” jelas Ikhsan Budiman.

Ikhsan Budiman juga memastikan bahwa pasokan bahan pokok di Banjarmasin masih cukup.

“Alhamdulillah, stok bahan pokok di Banjarmasin aman. Minyak goreng masih melimpah, dan beras yang biasa dikonsumsi masyarakat Banjar juga tersedia dengan jumlah yang cukup. Apalagi, baru saja selesai panen, jadi tidak ada masalah seperti tiga tahun lalu,” tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulkan, yang turut serta dalam pemantauan, menegaskan bahwa tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Dari hasil pemantauan di tiga titik pasar, baik di pasar tradisional, distributor, maupun retail modern, stok bahan pokok di Kalimantan Selatan sangat mencukupi. Selisih harga pun masih dalam kategori wajar,” ujarnya.

Terkait dengan kemungkinan terjadinya panic buying atau aksi borong yang bisa menyebabkan kelangkaan barang, Sulkan mengimbau masyarakat untuk melaporkan kejadian tersebut melalui jalur resmi.

“Jika ada aksi borong yang tidak wajar, masyarakat bisa melaporkannya ke Dinas Perdagangan atau layanan perlindungan konsumen yang tersedia. Kami akan segera menindaklanjuti untuk menjaga keseimbangan pasokan di pasar,” jelasnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin berharap agar masyarakat tidak panik dalam berbelanja dan hanya membeli bahan pokok sesuai dengan kebutuhan. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil hingga Idul Fitri nanti, sehingga semua warga Banjarmasin dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Apresiasi Beasiswa untuk Anak Duafa

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Pemerintah Kota Banjarmasin mengapresiasi kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional...

Ketimpangan Kalsel Naik, Bang Dhin Dorong Pemerataan Ekonomi Lebih Dirasakan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E.,...

Bunda PAUD Banjarmasin Dorong Wajib Belajar Prasekolah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mendorong penguatan pelaksanaan...

Ketua TP PKK Banjarmasin : HKG PKK Harus Berdampak bagi Warga

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menegaskan peringatan...