RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi untuk menurunkan angka stunting di Kota Banjarbaru, yang berlangsung di Ballroom AERIS Hotel Banjarbaru pada Senin (11/11).
Rakor ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi sejauh mana program penurunan stunting yang sudah berjalan, dan untuk merencanakan aksi baru agar program ini lebih efektif, terutama dalam hal pencegahan, edukasi, dan pemberian intervensi gizi pada masyarakat yang rentan.
Pjs. Wali Kota Banjarbaru, yang diwakili oleh Asisten I Setdako Banjarbaru, Abdul Basid, menyampaikan bahwa program penurunan stunting telah menunjukkan kemajuan yang baik. Meskipun sudah ada pencapaian positif, masih ada tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, angka stunting di Kota Banjarbaru sudah mengalami penurunan yang signifikan. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap angka stunting bisa terus menurun,” ujar Abdul Basid.
Sementara itu, Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Erma Epiyana Hartati, mengungkapkan bahwa angka stunting di Banjarbaru saat ini berada di angka 12,4 persen. Namun, pihaknya terus berupaya untuk menurunkannya lebih jauh, dengan target mencapai 8 persen.
“Salah satu program yang sedang dilaksanakan adalah pemberian makanan tambahan untuk anak-anak yang mengalami stunting, sesuai dengan usia mereka. Program ini sudah berjalan dan diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting,” tambahnya. (ms)



Leave a comment