RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby bersama Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Riandy Hidayat, menghadiri panen raya melon di lahan Kelompok Tani (Poktan) Suka Makmur 2, Sungai Abit, RT 27/RW 10, Kelurahan Cempaka, Kamis (21/8).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para petani yang terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.
“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kerja keras kelompok tani di sini. Mereka tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Insya Allah, Pemkot Banjarbaru akan terus mendukung penuh sektor pertanian,” ujar Lisa.
Ia juga mendorong agar lahan pertanian di kawasan Sungai Abit terus dikembangkan dan lebih banyak kelompok tani diberdayakan, agar hasil panen semakin melimpah.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Pemkot Banjarbaru telah memberikan berbagai bantuan, mulai dari bibit, pupuk, alat pertanian, hingga fasilitas traktor gratis. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban petani serta meningkatkan produktivitas pertanian.
“Panen ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memaksimalkan potensi pertanian lokal. Kita ingin Banjarbaru menjadi kota yang tangguh dalam ketahanan pangan dan unggul di sektor pertanian,” tambahnya.
Usai panen, Wali Kota juga berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan aspirasi serta memberikan arahan dan solusi atas berbagai kendala yang disampaikan.
Adapun jenis melon yang dipanen kali ini adalah Leoni MH F1 dan Bomer F1.
-
Leoni MH F1 memiliki bentuk bulat, daging buah berwarna putih, rasa manis dengan tingkat kemanisan (Brix) 11-12, serta tahan terhadap serangan virus gemini.
-
Bomer F1 memiliki daging buah tebal berwarna oranye gelap dan cita rasa yang manis, cocok untuk pasar lokal maupun luar daerah.
Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian tetap menjadi sektor strategis dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi penguat ekonomi masyarakat Banjarbaru. (ms)



Leave a comment