RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR menyoroti pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin dalam beberapa hari terakhir. Ia meminta penjelasan dari PT PLN (Persero) terkait penyebab gangguan tersebut dan memastikan akan segera berkoordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Sebelumnya, pemadaman bergilir terjadi akibat gangguan teknis pada sejumlah unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di sistem kelistrikan regional Kalimantan. Gangguan tersebut menyebabkan pasokan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan berkurang sehingga PLN menerapkan pemadaman bergilir.
Yamin mengatakan, listrik kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, pemadaman yang terjadi tanpa pemberitahuan dinilai sangat merugikan, baik bagi warga maupun pelaku usaha.
“Listrik sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Apalagi jika padam tanpa pemberitahuan sebelumnya, tentu sangat berisiko dan dapat merusak peralatan elektronik milik warga,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna, Senin (6/7).
Ia mengaku hingga saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin belum menerima penjelasan langsung dari PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin terkait penyebab pasti gangguan tersebut.
Menurutnya, dalam waktu dekat pemerintah kota akan berkoordinasi dengan PLN dan pihak terkait untuk memperoleh informasi yang jelas sekaligus memastikan pelayanan publik serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Masih belum mendapat informasi pastinya. Nanti akan kami koordinasikan dengan pihak terkait,” katanya.
Yamin juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat aliran listrik kembali menyala. Ia meminta warga memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman guna mengantisipasi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, masyarakat diharapkan menggunakan peralatan elektronik secara bijak selama masa pemadaman dan mengikuti informasi resmi dari PLN terkait jadwal maupun perkembangan pemulihan pasokan listrik. (mc)


