RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Setelah menyelesaikan serangkaian retreat, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, memulai tugas resmi pertamanya dengan bertindak sebagai pembina Apel Pagi ASN di halaman Balai Kota Banjarmasin pada Senin (3/3). Dalam kesempatan tersebut, Yamin langsung menyoroti masalah serius yang tengah dihadapi kota, yaitu krisis sampah.
Dalam arahannya, Yamin menegaskan bahwa krisis sampah di Banjarmasin sudah berada pada titik darurat dan perlu segera ditangani bersama-sama. Ia mengingatkan bahwa masalah ini bukan hanya tanggung jawab masyarakat, tetapi juga perangkat daerah yang harus memberi contoh.
“Saya ingin kita semua sadar bahwa kondisi kita saat ini darurat sampah. Jangan hanya menyalahkan masyarakat, kita di pemerintahan harus memberi contoh dulu. ASN harus disiplin dalam memilah dan mengelola sampah,” ujar Yamin dengan tegas.
Seperti yang diketahui, Kota Banjarmasin masih menghadapi masalah penumpukan sampah di beberapa titik, yang belum tertangani dengan maksimal. Warga pun mengeluhkan kondisi ini, ditambah dengan keterbatasan armada pengangkut sampah yang semakin memperburuk situasi.
Yamin juga menyadari bahwa kurangnya kesadaran dari masyarakat turut memperburuk masalah sampah. Namun, ia menegaskan bahwa upaya dan solusi harus dimulai dari pemerintahan sebagai contoh bagi masyarakat.
“Kita ini pelayan masyarakat. Kalau kita sendiri tidak bisa menjaga kebersihan, bagaimana bisa meminta warga untuk ikut serta?” jelas Yamin.
Sebelum resmi bertugas, Yamin telah mempercayakan penanganan masalah sampah kepada Wakil Wali Kota, Hj Ananda. Meskipun ada sedikit perubahan dalam penanganan sampah, Yamin merasa hasilnya belum maksimal dan mengajak semua pihak untuk bekerja lebih serius.
“Kita harus lebih serius lagi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, saya mohon doa dan dukungan masyarakat. Kalau kita bersama-sama, saya yakin Banjarmasin bisa kembali jadi kota yang bungas,” harapnya.
Sebagai langkah simbolis untuk memulai perubahan, usai apel pagi, Yamin bersama Wakil Wali Kota Ananda melakukan aksi nyata dengan menanam bibit pohon jeruk dan lengkeng di halaman belakang Balai Kota. Melalui aksi ini, Yamin berharap agar perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang berkelanjutan.
“Perubahan harus dimulai dari kita, dari langkah kecil yang konsisten. Semoga ini bisa menjadi pengingat untuk kita semua,” pungkas Yamin.
Dengan komitmen dan langkah konkret yang diambil, Wali Kota Yamin berharap Banjarmasin dapat segera mengatasi masalah sampah dan menjadi kota yang bersih serta ramah lingkungan. (ms)

Leave a comment