BANJARMASIN

Usai Pimpin Apel, Wawali Banjarmasin Ananda Serahkan Bantuan Korban Kebakaran dan Tegaskan Komitmen Mitigasi Bencana

317

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pasca kebakaran yang terjadi di Jalan Simpang Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Jumat (21/2), Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, langsung turun ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada para korban pada Senin (24/2).

Setelah memimpin apel perdana di Balai Kota, Ananda menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berasal dari Dinas Sosial dan Kesra. Ia juga mengungkapkan bahwa selain memberikan bantuan, pemerintah berkomitmen untuk melakukan mitigasi bencana, terutama kebakaran yang sering melanda kawasan padat penduduk.

“Bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap korban kebakaran dan keluarganya. Setelah ini, saya akan menuju lokasi kebakaran di Jalan Yos Sudarso, Air Mantan,” ujar Ananda.

Banjarmasin yang dikenal dengan kepadatan penduduk yang tinggi, sekitar 8.000 orang per kilometer persegi, menurut Ananda, menjadi salah satu faktor penyebab sering terjadinya kebakaran.

“Kami akan identifikasi penyebab kebakaran ini. Apakah karena jaringan listrik yang overloading, rumah yang mudah terbakar, atau faktor lainnya. Kami akan melakukan mitigasi dan insya Allah jam 10 saya rapat dengan Profesor dari Jepang untuk membahas mitigasi lebih lanjut,” tambahnya.

Selain itu, Ananda juga menyoroti peran penting relawan dan barisan pemadam kebakaran (BPK) yang selama ini bekerja tanpa lelah.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada para relawan damkar. Mereka bekerja murni karena dedikasi, bukan insentif. Pemko Banjarmasin akan memastikan mereka mendapat dukungan yang layak,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemko Banjarmasin berencana mendata relawan damkar secara resmi dan menetapkan standar kelayakan bagi para petugas.

“Tidak sembarangan orang bisa menjadi relawan BPK. Misalnya, untuk menjadi sopir mobil pemadam, mereka harus memiliki SIM dan kemampuan menyetir yang baik. Mobil yang digunakan juga harus memenuhi standar keamanan,” tegas Ananda.

Dengan langkah-langkah ini, Pemko Banjarmasin berharap dapat menciptakan sistem pemadam kebakaran yang lebih efektif dan terorganisir, sehingga dapat mengurangi risiko dan dampak kebakaran di masa mendatang.

Warga Banjarmasin pun berharap dengan adanya program ini, kejadian kebakaran dapat diminimalisir dan tidak lagi mengancam permukiman padat penduduk di kota ini. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin Desak Investigasi Independen Pemadaman Listrik, Tegaskan Pelayanan Publik Tidak Boleh Mengorbankan Masyarakat

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, SE., M.AP., yang...

Bang Dhin Dukung Training Camp Spartans Dream City di Manila, Bagian Persiapan Menghadapi Prapon dan PON

BANJARMASIN  – Upaya meningkatkan kualitas atlet basket Kalimantan Selatan terus dilakukan melalui...

Bang Dhin: Fakultas Kedokteran UMBJM Jadi Investasi Strategis Penguatan SDM Kesehatan Kalimantan Selatan

BANJARMASIN – Peringatan Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) menjadi momentum bersejarah...