BANJARMASINHUKUMKALSEL

Tuntutan Tak Dipenuhi, Karyawan Hotel Grand Mentari Banjarmasin Ancam Mogok Kerja

959
Syaiful Bazar (Baju oranye) saat menggelar jumpa pers terkait rencana aksi mogok karyawan

BANJARMASIN – Karyawan Hotel Grand Mentari Banjarmasin mengancam mogok kerja. Rencana aksi akan digelar 24 Desember 2020 mendatang.

Aksi itu dilakukan menyusul tak kunjung dipenuhi tuntutan puluhan karyawan hotel. Pasalnya, sebelum setop beroperasi awal Maret lantaran pandemi Covid-19, manajamen hotel berjanji akan mempekerjakan kembali seluruh karyawan. Namun nyatanya tidak.

“Padahal sejak awal Juli hotel kembali beroperasi dan tingkat hunian mengalami peningkatan,” ujar Syaiful Bazar, salah seorang karyawan bagian enginering saat jumpa pers, Rabu (16/12) di Sekretariat FSPMI Kalsel.

Parahnya lagi, manajemen hotel hanya memberlakukan sistem kerja 25 persen dari 80 karyawan per hari secara bergiliran. Masing-masing mendapat waktu kerja lima hari per bulan.

“Per harinya diupah Rp 100 ribu. Mengambilnya tetap per bulan,” tuturnya lirih.

Kalau begini terus, kasihan karyawan. Ia berharap manajemen hotel bisa mengembalikan sistem kerja seperti semula.

“Kondisi ini sudah berlangsung sekitar enam bulan,” tambah pria yang juga Ketua Unit Kerja Serikat Pekerja Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK) SPAI FSPMI) Hotel Grand Mentari.

Ketua FSPMI Kalsel Yoeyoen Indharto menambahkan, serikat pekerja sudah menyurati manajemen hotel. Tetapi hingga kini belum ada jawaban, bahkan terkesan mengabaikan. Sehingga diputuskan untuk melakukan mogok kerja.

“Sesuai aturan, sebelum mogok kerja karyawan memberitahukan kepada manajemen,” jelas Yoeyoen.

Harapannya, dinas terkait dapat membantu menyelesaikan persoalan yang menimpa karyawan hotel.

“Semoga akan terjadi negosiasi atau perundingan untuk mencari solusi terbaik,” ucapnya.

Sementara Duty Manager Hotel Grand Mentari Richard dikonfirmasi awak media melalui handphone tak menampik karyawan hotel sudah melayangkan surat kepada pimpinan hotel.

“Saya tidak mengetahui, karena saya di sini hanya sebagai duty. Sementara saya belum ada info apa-apa dari atasan,” jawabnya. (syl)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin Soroti Anggaran MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, Minta Guru, Nakes, dan Desa Tetap Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin atau yang...

DPRD Kalsel Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Jembatani ke Pusat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan...

Sekda Banjarmasin Dorong IKM Segera Urus Izin Usaha

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota...

Pemko Banjarmasin Komitmen Tingkatkan Pengelolaan Fiskal dan Lingkungan

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyampaikan tanggapan atas...