BANJARMASINKALSEL

Rencanakan Antisipasi Rendahnya Minat Pemuda untuk Bertani, Imam Suprastowo Programkan Pendekatan ke Para Santri di Ponpes

351

PELAHARI – Minimnya minat kaum muda untuk bertani menjadi perhatian khusus Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo. Menurutnya hal tersebut dapat berdampak buruk bagi dunia pertanian Indonesia ke depan.

Imam menjelaskan jika antusiasme kaum muda di Indonesia terhadap dunia pertanian semakin menurun. Kelak tidak banyak yang menggantikan para petani yang ada sekarang. Sehingga kelangkaan pangan dan inflasi bukan tidak mungkin akan melanda Indonesia.

Peduli akan hal itu Imam memprogramkan pendekatan pengembangan minat bertani yang menyasar kepada para santri-santri di pondok pesantren.

Hal itu dikatakan Imam ketika melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalsel Nomor 12 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut pada Senin (16/1).

“Kita akan ajarkan cara bertani ke Pesantren, sehingga nanti harapannya ketika mereka lulus, tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang mempuni untuk berdakwah, tetapi juga memiliki keterampilan bertani,” Ucap Imam.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kalsel, hal ini tidak akan bisa berjalan dengan baik sesuai harapan tanpa peran serta pemerintah di dalamnya, untuk juga menggalakan pelatihan-pelatihan serupa, memberikan bantuan lahan dan bantuan permodalan.

Sebab, diketahui beberapa faktor mengapa pemuda enggan untuk bertani, diantaranya ialah permasalahan lahan, modalnya dianggap cukup besar, serta risiko-risiko kegagalan panen. Imam berharap pemerintah dapat mengkaji hal ini sehingga dapat menghadirkan solusi-solusi yang konstruktif dan berkelanjutan.

Kepala Desa Kandangan Lama Bahtiar mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan rakyat provinsi ini. Ia menganggap hal ini merupakan perhatian yang baik untuk para warga desa.

“Kami sangat berterima kasih, semoga apa yang disampaikan oleh bapak Imam dapat diterima dan diimplementasikan oleh warga-warga di sini, terkhusus masalah pertanian, sehingga memicu geliat semangat kaum muda,” pungkasnya.

Pada akhir kegiatan sosialisasi, Imam juga menyempatkan diri untuk membagikan puluhan bibit tanaman untuk para warga Desa Kandangan Lama. Ia berharap bibit tanaman tersebut bisa berguna dan benar-benar dirawat sehingga mampu tumbuh dengan baik. (zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarmasin Perkuat Transformasi Digital Aparatur

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Balai Pelatihan Sumber...

Normalisasi Sungai Jadi Andalan Atasi Genangan di Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya mengurangi genangan air di...

Kartoyo Apresiasi Warga Desa Ida Manggala, Nilai Pancasila Masih Kuat Hidup di Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Hulu Sungai Selatan — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo,...

Perhumas Perkuat Humas Daerah Lawan Hoaks Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Maraknya penyebaran hoaks di era digital menjadi perhatian serius...