BANJARMASIN – Jelang tahun baru Imlek, akhir pekan mendatang, Klenteng Soetji Noerani berbenah lingkungan tempat ibadah.
Lampion yang identik dengan etnis Tionghoa juga mulai dipasang. Tak ketinggalan lilin ibadah juga mulai berdatangan.
Pihak pengelola juga membeberkan, jika ritual pembersihan rupang atau patung dewa serta altarnya sudah dilakukan Minggu lalu.
“Kita sudah memandikan rupang hari Minggu tadi atau sepekan jelang Imlek,” ucapnya Sekretaris Umum Tempat Ibadah Tri Dharma Klenteng Soetji Noerani, Kusnadi Juhanan.
Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan tahun baru Imlek sepi dari barongsai dan tradisi lontong Cap Go Meh.
Tahun ini pihak klenteng rencananya akan kembali mengadakan tradisi tersebut.
“Seiring Covid-19 landai, kita berupaya agar ada tradisi makan-makan saat Cap Go Meh. Kalau barongsai itu kan tergantung masing-masing klub,” imbuhnya.
Ia berharap, Imlek tahun ini bisa lebih meriah dibanding beberapa tahun lalu saat adanya virus corona yang mewajibkan pembatasan sosial. (nn)



Leave a comment