BANJARBARUKALSELLINGKUNGANPEMERINTAHAN

Peringati HKB, Gubernur Kalsel Pinta Stakeholder Gencar Berikan Sosialisasi dan Mitigasi Kesiapsiagaan Tangguh Hadapi Bencana

427

Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor ajak seluruh masyarakat Kalsel Babussalam untuk selalu waspada dan dapat mengenali gejala alam termasuk musim yang sewaktu-waktu dapat menjadi bencana, termasuk dengan memiliki pemahaman sesuai dengan tema ‘Siap Untuk Selamat, Indonesia Tangguh, Indonesia Hebat’.

Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di kawasan kantor gubernur di Banjarbaru, Rabu (8/5) pagi.

Sahbirin Noor menyebut peringatan HKB seharusnya dilaksanakan pada tanggal 26 April, namun tahun ini diselenggarakan secara bersama-sama dengan tim gabungan, Forkopimda, Serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seluruh kabupaten kota se-Kalsel.

“Setidaknya jika kita siap siaga dan tangguh seperti saat ini, kita mampu menghadapi bencana-bencana yang akan datang,” ujarnya.

Sahbirin Noor menyebutkan jika peringatan HKB ini sebagai bentuk kesiapsiagaan oleh seluruh tim dari seluruh daerah bahu-membahu bersama-sama menghadapi situasi kebencanaan dan terus berkoordinasi dalam memberikan edukasi, sosialisasi, hingga mitigasi sehingga dapat meminimalisir dampak dari bencana.

Sahbirin menambahkan potensi bencana di Bumi Lambung Mangkurat terdiri dari dua musim di Indonesia, keduanya memiliki potensi kebencanaan, saat musim hujan dapat mengakibatkan bencana banjir, angin puting, dan tanah longsor, (batingsor), begitupula pada musim kemarau, ancaman bencana asap akibat kebaran hutan dan lahan (karhutla).

Dirinya menekankan, Pemprov Kalsel melalui BPBD Kalsel terus melakukan kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan dengan memberikan edukasi, sosialisasi, dan informasi kepada masyarakat, termasuk pula mengajak masyarakat agar tidak menjadi pelaku pemicu bencana, contohnya dengan membuang puntung rokok sembarangan.

“Kita siap mengantisipasi musim kemarau dengan sosialisasi kepada masyarakat, kalau ada api akibat rokok, kita minta masyarakat sadar, jika perbuatan itu membahayakan dan memicu karhutla. Kiranya dapat sama-sama mencegah,” tutup Sahbirin.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pemko Banjarbaru Serahkan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli...

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemko Banjarbaru Perkuat Ukhuwah dan Integritas ASN Lewat Ceramah Agama

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar ceramah agama bertema “Merajut Ukhuwah...